IMG-20191203-WA0069-700x390.jpg

Komisi II DPRD Malut Nilai Bangunan Samsat Kepsul Tak Layak

Kepsul, Radar Investigasi. Com – Komisi II DPRD Provinsi Maluku Utara menilai bangunan yang ditempati oleh Samsat Kepulauan Sula (Kepsul) sangat tidak layak walau pendapatan yang dihasilkan oleh Samsat Kepsul sangat luar biasa. Buktinya, di 2019 ini target yang harus dicapai Rp 3,3 miliar, sementara sekarang capaian mereka sudah sebesar Rp 3,7 miliar.

“Kondisi kantor yang ditempati oleh Samsat Kepsul ini saya lihat sendiri bahwa memang sangat tidak layak dipakai. Jadi saya rasa Samsat yang juga bagian dari unjung tombak ini mendapatkan fasilitasi yang layak,” kata anggota Komisi II DPRD Provinsi (Deprov) Malut, Sofyan Daud saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Samsat Kepsul, Selasa (3/12/2019).

Selain penunjang fasilitas, Sofyan mengatakan, pengembangan untuk sumber daya manusia (SDM) juga perlu dikembangkan. Apalagi, saat ini segala pengurusan yang ada di Samsat sudah menggunakan sistem online.

“Pada kunjungan kali ini, yang saya dapatkan di Samsat Sula ini mereka bekerja dengan sangat baik. Target yang mereka capai juga sudah sangat luar biasa. Tadi (kemarin, red) orang-orang di Samsat sangat optimis jika tahun ini mereka bisa capai Rp 4 miliar,” ujarnya.

Tentu, lanjutnya, dia mendengar langsung keluhan yang disampaikan oleh Samsat Kepsul. Selain bangunan kantor, mereka juga berharap adanya pengadaan kenderaan opersaional, seperti mobil dan sepeda motor.

“Yang paling itu sepeda motor. Karena desa-desa di Kepsul jaraknya lumayan jauh. Dan itu membtuhkan kendaraan yang memadai,” ucap Sofyan.(rs)