IMG_20191114_221818-700x385

27 Hari Nelayan Tidak Bisa Melaut, Ini Langkah Tegas Yang Diambil JPKP Pangkep

Pangkep, radarinvestigasi.com – JPKP Pangkep tidak tinggal diam setelah mendapat info keluhan nelayan yang sudah 27 hari tidak bisa melaut akibat izin mereka belum keluar, Jumat (14/11/2019)

IMG_20191114_221800-700x385

Sebelumnya, Taju (45) perwakilan nelayan pulau Samatellu Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Panakaje’ne dan Kepulaun (Sulsel) mendatangi Sekertariat JPKP DPD Pangkep guna mengadukan nasib mereka

Menurut Taju, sampai saat ini mereka tak dapat melaut karena izin belum Dokumen Surat izin Melaut belum terbit

“Sampai saat ini sudah 27 hari kami tidak bisa melaut karena izin kami terkatung katung dan belum terbit. Padahal hanya melautlah harapan kami untuk hidup,” kata Taju.

“Kami hanya nelayan kecil tak melaut tak makan,” keluh Taju.

Menanggapi Keluhan Masyarakat Nelayan ini, Tim JPKP DPD Pangkep dipimpin Langsung oleh Azisah Latif beserta Muh Thamrin (Ketua JPKP DPC Bungoro) dan Andi Imran Maddukelleng (Ketua JPKP DPW SulSel) juga Agus selaku Penasehat JPKP DPD Pangkep, merespon cepat mendampingi masyarakat nelayan Pulau Samatellu ini menuju Kantor Syahbandar di Pelabuahan Maccini Baji.

Walhasil, Tim JPKP DPD pangkep disambut baik oleh Wahyu staf Syahbandar Kabupaten Pangkep. Wahyu berjanji akan menyampaikan keluhan Masyarakat Nelayan Pulau Samatellu Desa Mattiro Walie ini kepada pimpinan Syahbandar Kabupataen Pangkep.

“Keluhan warga nelayan ini akan saya sampaikan ke pimpinan. Kami akan menyelesaikan masalah ini,” kata Wahyu, Jumat, 14/11/2019, saat ditemui tim JPKP.

Andi Imran Maddukelleng dengan tegas mengatakan, “Jika Syahbandar Pangkep tidak dapat membantu pengurusan dokumen surat Izin berlayar melaut Para Masyarakat Nelayan Pulau Samatellu kami akan datang lagi di kantor Syabandar ini,” ucapnya.

“Kami mohon kerjasama yang baik, demi kelangsungan hidup Masyarakat Nelayan,” harap Andi Imran Maddukelleng. (Ahmad Latif)