Namlea, Radar IT – Warga masyarakat menangkap se ekor buaya yang terbilang cukup berukuran besar di sungai Desa Kayeli, Jumat, (5/7/2019)

Menurut Yani Madapongan (25) Sekira pukul 16.00 WIT dari Desa Namlea menuju Desa Kayeli dengan menggunakan Speed Boat, pada saat memasuki sungai Desa kayeli, Kecamatan Teluk kayeli, Kabupaten Buru, tiba- tiba melihat se ekor Buaya di pinggiran sungai Desa Kayeli setelah itu Yani Madapongan tiba di Desa Kayeli langsung memberi tau kepada Masyarakat Desa Kayeli bahwa ada se-ekor buaya berada di sekitar sungai.

Kemudian masyarakat Desa Kayeli mendatangi tempat penemuan buaya di seputaran sungai Kayeli dengan membawa alat tajam berupa tombak dan parang untuk mencari buaya tersebut dengan mengunakan buah perahu sampan jenis kayu.

Setelah itu salah satu Masyarakat bernama Yono Wael melihat buaya tersebut dan melemparkan tombaknya ke arah buaya yang mengenai leher buaya.

Setelah terkena alat tajam, buaya tersebut sudah tidak berdaya dan kemudian buaya diikat dengan mengunakan tali dan diseret ke tepi sungai.

Melihat kejadian tersebut salah seorang warga masyarakat Samiasa warga Bugis (67) yang tinggal ditepi sungai tersebut mendatangi dan melihat buaya yang di tangkap oleh masyarakat Desa Kayeli dengan Ciri – Ciri atau tanda fisik pada buaya yang tidak memiliki Kaki kanan depan Samiasa (Bugis) mengaku bahwa buaya tersebut adalah kembaran cucunya yang saat itu lahir dengan manusia dan 1 ekor buaya tersebut dengan tanda ciri – ciri fisik buaya tidak ada kaki kanan depan.

Saat ini buaya tersebut telah di ambil oleh Ibu Samiasa untuk dikubur di tepi sungai Desa Kayeli, Kecamatan Teluk Kayeli Kabupaten Buru.

Di himbau agar masyarakat di sekitar sungai Desa Kayeli , Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru selalu berhati hati dengan kerap munculnya binatang buas Buaya di seputaran Sungai Desa Kayeli ucap salah seorang tokoh masyarakat.

Laporan: Fer