Begini tanggapan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kasui Terkait Data BPNT

Way Kanan- Lampung, radarinvestigasi.com – Terkait pemberitaan bantuan Penerima Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Penerima Non Tunai (BPNT) yang diduga tidak tepat sasaran di Kelurahan Kasui Pasar di media online radarinvesrigasi.com pada edisi Minggu,  22/3/2020, mendapat tanggapan dari tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kasui Didik Setiawan

Didik Setiawan membenarkan masih adanya warga yang belum mendapatkan bantuan Penerima Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Penerima Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Kasui

Untuk itu kata Didik, sebagai Tenaga Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Kasui, dirinya beserta pihak Kelurahan dan pendamping PKH akan berusaha untuk mendata ulang terhadap warga yang benar-benar berhak menerima bantuan PKH tersebut

“Pendataan itu nanti akan kami lakukan dengan menggunakan SIKS-NG yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2019, kami akan mengapdate data itu kembali,” ujar Didik Setiawan ditemui di kantornya, Senin, 23/3/2020

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Kecamatan Kasui Hendra Gunawan, pihaknya akan menyikapi pernyataan warga di Kelurahan Kasui Pasar terkait penyaluran bantuan PKH dan BPNT yang di anggap tidak tepat sasaran

“Kita akan konfirmasi nanti ke pak Lurah perihal keberadaan warga yang memang layak untuk menerima bantuan itu, kami juga akan mengingatkan kepada Aparatur Kelurahan, TKSK dan Pendamping PKH untuk mengecek warga yang menjadi narasumber dalam pemberitan di media online itu. Sudah masuk dalam BDT/SIKS-NG apa belum, supaya kedepan yang bersangkutan dapat tersentuh oleh bantuan program BPNT maupun PKH maupun bantuan yang akan di gulirkan nantinya,” ujar Hendra

Pendamping PKH Kelurahan Kasui Pasar Sastra Jaya ditemui media ini menjelaskan, jika Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Kasui Pasar sudah ada 18 Keluarga yang mengundurkan diri dari penerima bantuan PKH, hal itu sudah dibuktikan dengan surat pernyataaan di atas materai pada tanggal 8 Juli 2019

“Belum lama ini ada 18 KPM yang sudah mengundurkan diri sebagai penerima PKH. Kemudian baru-baru ini ada 4 orang lagi yang menyatakan akan mengundurkan diri dari KPM, tapi itu masih sebatas ucapan saja, belum membuat surat pernyataan,” jelasnya

Laporan ( JAMATUS )