IMG_20190925_160334-750x350

Belasan Anak Panti Asuhan di Namlea Terlantar

NAMLEA, RADAR INVESTIGASI.CCOM – Sebanyak 17 anak laki-laki yang berusia belasan tahun dari Panti Asuhan di usir dengan alasan terlambat Sholat Subuh, Selasa (24-09-2019)

Saat di temui Wartawan, belasan anak anak panti ini sedang datang mengeluh di rumah Kadis Sosial Kabupaten Buru Zubair Surniah dengan membawa koper dan ransel yang sudah di isi pakaian sekitar Pukul 21:10 WIT.

Di rumah Kadis Sosial Kabupaten Buru anak anak mengungkapkan bahwa saat mereka terlambat sholat subuh mereka di hukum tidur di pos luar asrama yang dingin, kotor dan banyak nyamuk

Karena tidak merasa nyaman mereka terlantar di jalan dan menemui Kadis Sosial untuk melapor dan mengeluh atas tindakan ketua Panti Asuhan Hj Ati Pelupesi yang sudah bertindak berlebihan tersebut.

“Bukan hanya kali ini kami diterlantarkan tapi, sudah ketiga kalinya dengan ini. Bahkan bulan puasa lalu kami diberi hukuman tidur di Mushola dan pos luar asrama selama sebulan lebih dengan alasan yang sama,” ungkap anak panti ini.

“Bukan hanya di hukum tidur di luar berbulan bulan, tetapi ada juga tindakan kekerasan seperti di tampar, dicakar, Push Up seratus kali laki-laki dan perempuan, bahkan, ada yang bengkak tanganya karena hukuman tersebut, hukuman tersebut karena terlambat apel atau terlambat makan,” tambahnya.

Menurut anak anak panti ini, mereka sudah tidak tahan tinggal di panti karena merasa di siksa dan diperlakukan kasar. Mereka juga mengatakan jika tidak akan kembali ke panti jika ketua panti dan securitynya belum diganti, jelasnya.

Pantauan media ini, Sementara ini mereka sedang di tampung di salah satu kosan milik pegawai sosial untuk sementara waktu sampai masalah ini benar benar bisa terselesaikan.

Sementara ini, media sedang menunggu hasil konfirmasi terhadap ketua panti asuhan dengan Dinas Sosial dan Dinas Perlindungan Anak.

Laporan, Adam