2019-10-10_19-27-28-531-750x425

Berkas Kasus Pencabulan Mertua Pada Menantu di Kepsul, Sudah P21

Kepsul, Radar IT– Kasus pencabulan di Desa Wailau Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula Selangkah lagi, tersangka DS yang diduga melakukan aksi bejat, terhadap menantunya RB alias Anggrek, telah dilimpahkan berkasnya (P21).

Pasalnya, berkas kasus pencabulan terhadap menantunya sendiri yang juga tunawicara tersebut telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepsul. Artinya, Jaksa tinggal melimpahkan berkas ke Pengadilan Negeri (PN) Sanana untuk diadili.

Kasat Reskrim Polres Kepsul Iptu Paul Tri Yustiam membenarnya. Menurut Paul, penyidik telah melengkapi berkas sesuai petunjuk Jaksa. “Sudah tadi (Jaksa nyatakan P21) terhadap berkas kasus pencabulan itu, “ujar Paul di ruang kerjanya, Kamis (10/10/2019).

Dia bilang, saat ini penyidik tinggal menyerahkan tahap dua tersangka dan barang bukti ke Jaksa selanjutnya dilimpahkan ke PN. “Nanti kita tunggu tahap duanya, “pungkas perwira dua balok itu.

Sekedar diketahui, DS diduga mencabuli Anggrek yang juga menantunya. Peristiwa itu tejadi di Desa Wailau sejak Desember 2018 lalu. Tindakan bejat yang dilakukan DS itu bermula saat Anggrek ditipkan sementara oleh suaminya di rumah orang tuanya.

Bukannya, melindungi, DS justru menjadikan Anggrek sebagai pelampiasan nafsunya hingga akhirnya kasus itu terbongkar melalui pengakuan Anggrek kepada saudaranya maupun ahli bisino yang hadirkan penyidik.

Atas perbuatannya DS dijerat pasal 289 huruf e KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 9 tahun. (R Teapon)