PhotoPictureResizer_191108_095746179-700x400

BPJAMSOSTEK Kerja Sama Operasional dengan OPD Kota Balikpapan, Dalam rangka Melindungi Seluruh Pekerja 

Balikpapan, radarinvestigasi.com –Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Balikpapan menggelar rapat Kerja Sama Operasional (KSO) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Balikpapan di Grand Jatra Hotel, Kamis, 7/11/2019

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Non ASN yakni Pegawai Tidak Tetap (PTT), Honorer, kontrak, guru PAUD dan pekerja bukan penerima upah dari binaan seluruh OPD  dilingkungan Pemerintah Kota Balikpapan

PhotoPictureResizer_191108_095855854-700x400

Pekerja dari binaan OPD tersebut yakni pekerja kontruksi, sopir, petugas kebersihan, pedagang dan nelayan

Hadir dalam kegiatan rapat tersebut, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Kota Balikpapan Kusumo, Asisten II Muhammad Noor, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan Tirta Dewi, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Balikpapan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan
Terpadu Kota Balikpapan Alvin Junaidi, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Rafi’udin, serta perwakilan dari masing-masing OPD lainnya

Dalam mendukung pelaksanaan tersebut, BPJAMSOSTEK sebagai penyelenggara jaminan sosial berencana melaksanakan kegiatan kerja sama Operasional (KSO) dengan OPD Kota Balikpapan untuk mencakup kepesertaan seluruh pekerja dalam mendapatkan perlindungan jaminan sosial

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Kota Balikpapan, Kusomo, menyampaikan, Jaminan sosial merupakan program pemerintah yang memberikan jaminan menyeluruh bagi seluruh rakyat indonesia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya masyarakat indonesia yang sejahtera, adil dan makmur

“KSO ini dapat menjadi sarana untuk membuka wawasan dalam perlindungan tenaga kerja. Peran OPD sangat diharapkan untuk mendukung penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka mensejahterakan seluruh pekerja yang ada dilingkungannya,”ucap Kusumo

Kusumo menanbahkan, kegiatan KSO bersama OPD bertujuan memberikan masukan kepada pemangku kepentingan sebagai upaya kedepan untuk dapat terlaksananya perlindungan tenaga kerja secara universal, baik pekerja formal maupun informal yang ada di Kota Balikpapan

“Pada dasarnya dengan adanya jaminan sosial ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Balikpapan. Kita tidak bisa pungkiri bahwa masyarakat dalam melakukan aktivitas pekerjaannya sangat rentan terhadap resiko kecelakaan kerja maupun kematian yang akan berdampak kepada kehidupan sosial dan ekonomi pekerja itu sendiri maupun keluarganya,”tuturnya

Lanjut Kusumo, BPJAMSOSTEK sesuai dengan Undang-Undang No. 40 tahun 2011 di amanahkan untuk menjamin seluruh tenaga kerja apabila mengalami kecelakaan kerja dan kematian

“Disinilah pemerintah hadir menjamin seluruh tenaga kerja apabila terjadi resiko melalui BPJAMSOSTEK, baik kepada tenaga kerja formal maupun informal. Karena pekerja yang formal maupun informal tersebut memiliki resiko yang sama besarnya dalam hal kecelakaan kerja dan kematian,” ujar Kusumo

Kepala Bidang Kepesertaan, Korporasi dan Institusi, Murniati menambahkan, kerja sama Operasional dengan OPD untuk mencakup perlindungan kepada semua tenaga kerja dilingkungan pemerintah Kota Balikpapan

Dalam kerja sama tersebut, akan dibentuk komitmen bersama dengan OPD untuk melakukan rencana kegiatan dalam rangka menegakkan kepatuhan pemberi kerja dalam penyelenggaraan program jaminan sosial, melakukan evaluasi atas pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan dalam rangka peningkatan cakupan kepesertaan, kepatuhan dalam pemberian data yang lengkap dan benar serta kepatuhan pembayaran iuran, monitoring dan evaluasi akan dilakukan setiap enam bulan sekali.

Selanjutnya, tim KSO dapat membangun komunikasi dan melakukan koordinasi aktif dengan pemerintah daerah terkait kerja sama pengenaan sanksi tidak mendapatkan pelayanan publik tertentu, khususnya bagi pemberi kerja yang tidak patuh untuk melaksanakan program jaminan sosial ketenagakerjaan

Kemudian tim KSO dapat memastikan seluruh Dinas dan Badan Kementerian yang belum mendaftarkan Non ASN menjadi peserta BPJAMSOSTEK untuk berkomitmen bersama-sama melakukan pendataan perlindungan jaminan sosial minimal jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian

“Setelah kerja sama dengan semua OPD nanti, selanjutnya kami akan melakukan sosialisasi terhadap pekerja untuk perluasan dan kepatuhan kepesertaan melalui masing-masing OPD. Minimal pekerja mengikuti dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” ujar Murniati

Murniati mengatakan, pekerja dari mitra OPD masih banyak yang belum menjadi peserta, terutama yang memiliki resiko tinggi, seperti petugas kebersihan, sopir angkot dan nelayan

Peran seluruh OPD ini, kata Murniati, sangat penting untuk ikut serta mensosialisasikan perlindungan jaminan sosial jika terjadi resiko kepada pekerja

Selain itu, Murniati mengungkapkan, setelah KSO terlaksana pekerja industri rumah tangga juga diwajibkan mengikuti kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, hal tersebut akan diterapkan melalui Dinas Kesehatan ketika pemilik usaha mengurus ijin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga)

jika tidak mengikuti aturan maka ijin label tidak akan diberikan

“Hal itu akan diwajibkan oleh Dinas Kesehatan ketika pemilik industri rumah tangga tersebut akan mengurus ijin, jika tidak, maka ijin tersebut tidak akan diberikan,” kata Murniati

Keterlibatan seluruh OPD terhadap perlindungan sosial kepada seluruh mitranya akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan pekerja

“Inilah tujuannya KSO dengan OPD Kota Balikpapan kedepan, untuk mencakup perluasan dan kepatuhan kepesertaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja,”pungkasnya. (Fzi)