Balikpapan, radarinvestigasi.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan wilayah Kalimantan menggelar Press Gathering bersama puluhan awak media dengan mengangkat tema “Sinergitas dengan Media dalam rangka penyampaian informasi strategis manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan seutuhnya”. Acara ini digelar di Hotel Grand Tjokro, Balikpapan, Kamis, 15/8/2019

Acara Press Gathering ini digelar BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah positif terkait peran media dalam penyampaian informasi tentang manfaat perlindungan jaminan sosial kepada publik seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) serta Manfaat Layanan Tambahan (MLT) bagi pekerja

Hadir dalam acara ini Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Panji Wibisana, Asisten Deputi Wilayah Bidang Umum dan SDM, Agus Hariyanto, Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan, Ramadan Sayo, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan, Kusumo

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Panji Wibisana mengatakan, peran media dalam penyampaian informasi tentang pengembangan program dan peningkatan manfaat dari program perlindungan jaminan sosial kepada publik baik untuk yang formal maupun informal sangat penting

“Peran media sangat penting dalam proses penyampaian informasi kepada seluruh pekerja baik yang formal maupun informal, terlebih apabila rekan-rekan media menemukan pekerja yang belum terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk segera menginformasikan kepada BPJS Ketenagakerjaan, kami selalu siap menyikapi hal itu yang berkaitan dengan perlindungan ketenagakerjaan. Tentunya melalui kantor-kantor cabang dan kantor perintis BPJS Ketenagakerjaan,”ucap Panji Wibisono

Ia mengungkapkan, untuk kepesertaan formal dan informal yang telah tercover di wilayah Kalimantan Timur sudah mencapai 1.296.000 orang atau 56,7%, tapi baru terproteksi sekitar 747 ribu orang pekerja. Untuk kepesertaan informal sendiri baru mencapai 233.000 orang

“Kedepannya kita akan melakukan penelusuran kepada pekerja buruh harian lepas di perusahaan pertambangan dan perkebunan, karena mungkin saja ada pekerja yang belum terlindungi,”ujarnya

Selain itu ia mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus berupaya memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, bukan hanya di Indonesia bahkan kepada buruh migran atau pekerja yang ada di luar negeri seperti Malaysia dan Brunai Darussalam, BPJS Ketenagakerjaan wilayah Kalimantan akan memberikan proteksi perlindungan

“Dalam waktu dekat kami akan ke Malaysia bagian timur dan Brunai Darussalam untuk melihat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja buruh migran yang ada disana. Kami harus memberikan perlindungan kepada mereka, ini adalah program pemerintah, pemerintah sudah memberikan amanah kepada kami, dan harus kami jalankan. Untuk perlindungan jaminan sosial kepada buruh migran ini sudah berjalan sejak bulan Agustus 2018 yang lalu,”ungkapnya

Untuk buruh migran yang akan diputihkan ada sekitar 97 ribu orang di Malaysia bagian timur dan Brunai Darussalam

“Dalam waktu dekat buruh akan dilakukan pemutihan mulai bulan September hingga Oktober 2019 mendatang. Makanya, hal itu juga kami kejar supaya para buruh migran juga dapat proteksi jaminan sosial ketenagakerjaan,”pungkasnya. (Fzi)