Bupati Kepsul Membuka Musrenbang RKPD 2021 Secara Online

SANANA, RADAR INVESTASI.COM- Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes resmi membuka musyawarah perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kepsul tahun 2021.

Kegiatan Musrenbang RKPD Kepsul tahun 2021 dilaksanakan secara Online. Dipantauan secara Online oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara dan Kementerian dalam Negeri.

Hadir dalam kegiatan Musrenbang RKPD Kepsul tersebut adalah ketua DPRD Kepsul Sunaryo Thes, Kapolres Kepsul AKBP Muhammad Irvan Dandim 1510/Sanana Letkol Inf Karona Susilo,SIP serta Kepala Kejaksaan Negeri Romulus Haholongan,SH.MM. Senin (20/4/2020).

Musrembang RKPD Kepsul tersebut dibagi menjadi tiga ruangan yakni, ruang Sosbud diruang Bappeda Kepsul, Bidang ekonomi diruangan Asisten III dan Bidang Infrastruktur di ruang Asisten II.

Bupati Hendrata Thes dalam sambutannya manyampaikan, tantangan pembangunan Daerah yang dihadapi ditengah pendemi virus Corona virus Covid-19 sudah tentu akan perdampak pada pertumbuhan ekonomi sisoal kemasyarakatan.

“Kita semua menyadari bahwa tantangan pembangunan yang kita hadapi hari ini, maupun tahun depan harus diakui. Karena sangat tidak ringan, terutama jika dikaitkan dengan semakin meluasnya kasus Corona virus (Covid-19) yang telah berdampak luas terhadap sendi-sendi kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat,” kata Bupati.

Lanjut Bupati yang tertentu berpengaruh terhadap meningkatnya angka pengangguran, kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pendapatan perkapita, pertumbuhan ekonomi maupun meningkatnya angka inflasi. “Yang kesemuanya bermuara pada menurunnya pendapatan Negara maupun Daerah,” jelas Bupati.

Bupati mengatakan, apalagi saat di era modernisasi akan diperhadapkan dengan industri 4.0 (Fourt Point zero), yang dikenal dengan era digitalisasi, akan bermunculkan hal-hal yang baru. Sehingga mengharuskan manusia mampu beradaptasi untuk tidak tertinggal dengan perkembangan jaman.

Kita juga akan diperhadapkan dengan industri 4.0 atau atau dikenal dengan era digitalisasi, dengan kemajuan teknologi yang setiap detik selalu muncul hal-hal baru. Sehinga mengharuskan kepada kita, untuk mampu beradaptasi agar kita tidak jauh tertinggal dengan perkembangan yang terus terjadi,” tutupnya. (ist)