IMG_20191210_202648-700x400

Catatan Penting Bawaslu Kepsul Hadapi Pilkada 2020

Kepsul Radar Investigasi – Pemilihan Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) pada 2015 memberi catatan penting bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menghadapi Pilkada serentak 2020 mendatang.

Untuk itu, lembaga Pengawas Pemilu pimpinan Iwan Duwila itu berharap sinergitas dan keterlibatan semua pihak untuk melakukan pengawasan pada Pilkada Kepsul 2020 mendatang. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan.

“Gebyar pengawasan Pilkada Tahun 2020” yang berlangsung di taman Wansosa, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Selasa (10/12).

“Salah satu target dalam kegiatan ini adalah bisa diketahui oleh seluruh elemen masyarakat terkait tahapan pelaksanaan Pilkada yang sudah dimulai dan pengawasan juga sudah bisa mulai dilakukan bersama, “kata Ketua Bawaslu Kepsul, Iwan Duwila.

Iwan bilang, Bawaslu merupakan lembaga yang memiliki wewenang dalam pengawasan Pemilu. Namun begitu, lanjut Iwan, keterlibatan masyarakat sebagai pengawas partisipatif juga diharapakan untuk menciptakan jalannya pesta demokrasi yang bersih untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas.

“Karena pada Pilkada sebelumnya, Sula masuk dalam zona merah, untuk itu kali ini jangan lagi sehingga perlu keterlibatan semua unsur, “ajak Iwan.

Di depan sejumlah pejabat Pemda Kepsul, Iwan juga berharap para abdi negara itu agar tetap menjaga netralitas. Sebab, menurut Iwan, bukan tidak mungkin adanya intervensi dari Pemda dalam tahapan Pilkada. Iwan juga menyerukan agar politik identitas tidak lagi dimainkan.

“Sudah bukan zaman lagi politik identitas daripada kita saling curiga mari kita sama-sama melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing, “papar Iwan.

Sementara Bupati Kepsul Hendrata Thes melalui Asissten I, Umar Umabaihi menuturkan, kesuksesan penyelenggara dan keberhasilan Pilkada bukan hanya menjadi tanggungjawab penyelenggara namun semua pihak.

“Itu menjadi tanggungjawab kita semua bukan hanya Bawaslu, “tandasnya. (rs)