PhotoPictureResizer_200325_192746483-700x400

Cegah Covid 19, Forkopimka Marangkayu Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan

Kukar,Marangkayu, radarinvestigasi.com – Dalam rangka pencegahan penyebaran virus covid 19 dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di areal jalan poros dan fasilitas umum (Fasum) di Kecamatan Marangkayu Kabupaten Kutaikartanegara Rabu 25/3/2020

Penyemprotan cairan disinfektan tersebut dikoordinir langsung oleh camat Marangkayu Rekson Simanjuntak S.sos. M.si didampingi Kapolsek Marangkayu IPTU Sugiharto bersama Kanit Intel Polsek Marangkayu IPDA Parsono, Kepala UPT Puskesmas Marangkayu dr. Bayu Suryaningrat dan kepala Desa Semangko

Screenshot_20200325-192348_1-700x400

Camat Marangkayu Rekson Simanjuntak ditemui disela kegiatan menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mencegah penyebaran virus covid 19 khususnya di wilayah Kecamatan Marangkayu

“Adapun target kami hari ini adalah melakukan penyemprotan cairan disinfektan dibeberapa tempat ibadah baik di Masjid, Musollah maupun gereja yang ada di Marangkayu,”ujar Rekson 25/3/2020

Selain itu kata Rekson, tim yang terdiri dari Forkopimka,Polsek, Pemadam Kebakaran, dan PDAM Kecamatan Marangkayu, juga melakukan penyemprotan di beberapa Fasiltas Umum lainya diantaranya, Pasar, Sekolah, Puskesmas, dan kantor Kecamatan serta kantor UPT

“Hari ini rencananya kami akan melakukan penyemprotan di tiga Desa yakni Desa Sebuntal, Desa Kersik dan Desa Semangko,”tambahnya

“Dengan kegiatan ini diharapkan bisa mencegah penyebaran virus covid 19 yang saat ini sedang mewabah,” harap Rekson

Mencegah penyebaran virus covid 19 Camat Marangkayu juga melakukan upaya dengan menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, hindari kerumunan orang, dan untuk sementara kegiatan pasar malam dihentikan sampai batas waktu yang ditentukan

Menurut Camat Marangkayu,sampai saat ini wilayah Kecamatan Marangkayu masih aman dan tidak ada yang dinyatakan positif, meski ada beberapa orang yang dalam pengawasan

“Kemaren memang ada delapan orang yang dalam pengawasan (ODP) karena orang tersebut baru datang dari luar daerah, dan setelah dikarangtina selama beberapa hari Alhamdulillah mereka tidak terinfeksi,” tutupnya.(Ar)