Mahakam Ulu,radarinvestigasi.com – Danton satgas TMMD ke-104 TA 2019 Letnan Dua Armed Hafizh Almaliki dari Yon Armed 18/Komposit wilayah Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar) di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kaltim, tidak hanya dilaksanakan kegiatan fisik. Kegiatan non fisik juga dilakukan dengan mengajar siswa-siswi di sekolah SMA N 1di Kecamatan Long Bagun, Jumat, 9/3/19.

Materi yang di ajarkan kepada siswa-siswi itu adalah tentang Bela Negara dan wawasan Kebangsaan
Serta rekruitmen prajurit TNI

“Kami mengajarkan materi Bela Negara, Wawasan Kebangsaan (Wasbang), dan juga terkait rekrutmen prajurit TNI tahun 2019 kepada siswa-siswi.” Ungkapnya

“terkait rekrutmen prajurit TNI tahun 2019 kepada siswa-siswi SMAN 1 Long Bagun,
Jika ada yang berminat menjadi taruna Akmil tahun 2019, bisa mendaftar melalui Kormail terdekat dan Kodim 0912/KBR,” tutur Hafizh Almaliki

Sementara itu, Komandan Satgas TMMD ke-104 TA 2019 di Kabupaten Mahulu, Letkol Inf Anang Sofyan Effendi mengakui, terlaksananya kegiatan itu atas kerjasama Satgas TMMD ke-104 Kodm 0912/KBR dengan pihak SMAN 1 Long Bagun.

“Nilai-nilai Pancasila harus dimengerti dan dihayati oleh para generasi penerus sehingga mampu menjadi generasi yang tangguh dan mampu menghadapi perkembangan zaman, berguna untuk kemajuan bangsa dan negara,” tegasnya

Dia menambahkan, dengan pengajaran Ketahanan Nasional dan Wasbang, diharapkan siswa-siswi mampu selalu menjaga kedisiplinan, kepedulian antar sesama, dan kepekaan terhadap perkembangan situasi lingkungan sekitar.

“Sehingga bangsa Indonesia ulet dan tangguh mengembangkan ketahanan dan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar,” bebernya

Anang Sofyan Effendi menuturkan, wawasan kebangsaan Indonesia adalah cara pandang mengenai diri dan tanah air sebagai negara kepulauan dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya.

“Dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat, ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa.”tutupnya (**Fzi)