SANANA, Radar IT – Sejumlah Warga Masyrakat Desa Pastina, Wali Murid Siswa SMK Negeri 3 Sanana, Kota Sanana Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut), Gelar aksi demo di depan SMK Negeri 3 Sanana. Jumat. 12/04/19.

Aksi yang digelar tersebut terkait dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP), Honor Guru dan Dana Rehab sekolah oleh Kepala Sokolah (Kepsek) Saleh Umasangadji yang terindikasi Korupsi

Najamudin Selaku Orator, menyampaikan bahwa dana Rehab Sekolah senilai Rp. 100.000.000, untuk rehabilitasi bangunan sekolah tidak sesuai pekerjaan.

Selain itu Najamudin juga meminta agar membayar dana insentif guru honor yang sampai saat ini belum terbayarkan

“Kami meminta kepada Kepsek SMK Negri 3 Sanana agar membayar dana intensif Guru Honor, senilai 18.000.000 ,” Tuturnya lewat Corong

Terpisa, selaku Koordinator Lapangan (Korlap), Hairil Umagapi, mengutuk keras agar Saleh Umasangadji selaku Kepsek SMK Negeri 3 Sanana, harus di copot dari Jabatannya dan Kepsek tersebut mulai hari ini dan seterunya tidak lagi berada di SMK Negeri 3 Sanana, tegas Hairil.

Sementara, Kepsek SMKN 3 Sanana yang menerima aspirasi warga dan orang tua siswa siswi ini tidak menampik tudingan dugaan Korupsi di Sekolah yang dipimpinnya tersebut dan sejauh ini belum memberikan keterangan kepada awak media ini.

Kepsek SMAN 3 Sanana Saleh Umasangadji, saat bertemu dengan pengunjuk rasa

Aksi berjalan dengan keadaan aman, damai samapai selesai, hingga warga Kembali Keruma Masing-masing.

Turut hadir dalam pengaman aksi tersebut, Babinsa Desa pastina, koptu Iksan Suamole, Babinkamtibnas Pastina, dan sejumlah Masyarakat Desa Pastina Wali Murid, setra Hairil Umagapi Korlap. (Ris)