1584770708456_copy_700x400

Dirjen PPMD: Dana Desa Bisa Digunakan Untuk Penanggulangan Covid -19

JAKARTA, RADAR INVESTIGASI.COM – Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, (PPMD) Taufik Madjid, menginstruksikan agar Dana Desa dapat digunakan untuk pengendalian dan penanggulangan Covid 19 (Corona)

Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Taufik Madjid dalam jumpa Per nya hari ini di Jakarta, Sabtu 21/3/2020.

KataTaufik, kementrian desa sebetulnya telah mengeluarkan Permen Desa Nomor 11 tahun 2019 tentang pedoman prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2020. Secara eplesif ditekankan bahwa Dana Desa bisa dipakai untuk langkah langkah pencegahan, dibidang pelayanan sosial dasar khususnya dibidang kesehatan masyarakat di desa antara lain diatur tentang mengkampanyekan pola hidup sehat dan bersih di desa.

“Artinya bahwa Permen Desa telah memberikan peluang desa agar bisa menggunakan dana desa untuk menjaga, mencegah berbagai macam aspek khusus terkait saat ini dengan meluasnya virus Corona atau Covid 19,” jelas Taufik

Yang ke dua sambung Taufik, bila desa desa yang sudah terdampak (Corona) kita mengantisipasi, protokolnya, setiap pemerintahan desa harus mempedomani dan mengikuti instruksi pelaksanaan gugus tugas penanganan Covid 19 dalam hal ini adalah kepala daerah, apa saja yang digunakan disesuaikan dengan tingkat eskalasi yang ada di desa.

Mengulang ketegasannya Taufik ia mengatakan bahwa Dana Desa bisa digunakan untuk penanganan dan penanggulangan Corona di desa

Oleh sebab itu tegasnya lagi, kepada seluruh jajaran pemerintahan desa, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa dan perangkat desa bahkan tokoh tokoh masyarakat, kami menghimbau untuk segera melakukan langkah langkah dan antisipasi dengan tetap mempedomani instruksi dari Gugus Tugas yang ada di daerah sehingga penggunaan Dana Desa bisa disesuaikan dengan kebutuhan kebutuhan yang ada di desa sesuai dengan eskalasi yang dialami oleh masyarakat desa.

Taufik juga mengungkapkan bahwa tahun ini dana desa akan langsung di transfer masuk ke rekening desa

“Kami juga menitip beratkan perhatian kepada seluruh jajaran aparat pemerintahan desa untuk mempercepat menyiapkan seluruh dokumen persyaratan pencairan dana desa yang tahun ini kebijakannya ditransfer dari rekening kas umum negara ke rekening kas umum desa. Banyak syarat yang belum dipenuhi supaya segera dipenuhi agar dana desa bisa dicairkan dan digunakan sebesar besarnya untuk padat karya tunai di desa dan untuk pelayanan kesehatan masyarakat di desa,” ujar Taufik Majid

“Dan apabila dipandang perlu disesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ada di desa kita gunakan untuk penanganan dampak virus corona atau covid 19,” ungkapnya

Hal lain yang kami dititipkan sambung Taufik, adalah, kerjasama dan kordinasi yang baik di pemerintahan desa dengan BPD dengan tetap berkordinasi dengan pemerintah kabupaten atau kota dan dinas terkait yang sewaktu waktu apabila diperlukan mekanisme perubahan APBDes.

Taufik juga menjelaskan, bagi desa yang belum memiliki program Padat Karya Tunai pada tahap pertama (Pencairan Dana Desa) agar dialihkan ke tahap pertama.

“Kalau yang tadinya Padat Karya Tunai adanya di tahap ke tiga atau ke dua agar dialihkan ke tahap pertama. Bagi desa yang belum terbit Perdes nya dan tidak ada program Padat Karya Tunai di desa agar segera melakukan perubahan APBdes untuk memasukkan Program Padat Karya Tunai di desa,” imbaunya. (AT)