IMG-20191206-WA0015-700x390

Dua Oknum Pengurus Pasabhara Kepsul Dipolisikan

Kepsul, Radar Investigasi. Com – Dua oknum pamong Saka Bhayangkara (Pasabhara) Kepulauan Sula (Kepsul) secara resmi dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Kepsul atas dugaan penggelapan anggaran kegiatan Pramuka Tahun 2018. Kedua oknum tersebut inisial MK dan SM. yang berstasus sebagai PNS dilingkup Pemkab Kepsul.

Laporan atas dugaan kepada dua oknum berinisial MK dan SM tersebut tidak lain, pelapor adalah anggota Pasabhara sendiri yaitu Faujal Rajab, Alfarabi Umaternate, Rauf Sangaji, dan Yusri Umagap dan seluruh pengurus serta anggota Pasabhara kepsul.

Salah satu senior saka Faujal Rajab, mengungkapkan anggaran yang diberikan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) untuk kegiatan Pasabhara sebanyak 16.000.000 namun dalam rincian laporan terdapat beberapa aitem yang anggrannya diduga digelapakan oleh kedua oknum tersebut.

“Rincian itu, pemberian tanda terimakasi Rp. 6000.000 , pemotongan pajak Daerah Rp 1000.000 , serta anggran sisah kegiatan Rp 1000. 000. yang tertuang dalam rincian laporan pertanggung jawab namun tidak diberikan kepada pengurus prasbhara ,” beber Pelapor Faujal yang ditemui di Polres Kepsul, Kamis (5/12/2019).

Selain itu, Fuajal menambahkan anggaran yang diberikan oleh Dispora tahun 2018 tersebut ada aitem belanja Kaos lapangan untuk pengurus dan anggota prasbhara. Namun sampai saat ini kaos belum diterima.

“Sesuai rincian kedua oknum tersebut adalah belanja koas lapangan 40 buah dengan total anggran Rp. 6000.000. namun sampai sat ini kami belum terima Kaos tersebut,” jelasnya.

Dia juga bilang, seharusnya anggaran sisa diberikan kepada pengurus pramuka untuk melaksanakan kegiatan bukan untuk kepentingan pribadi. Kedua oknum EK dan SM tersebut sudah dipanggil oleh pengurus Pasabhara untuk diselesaikan namun kedua oknum tidak menghiraukan sehingga kami lewat jalur hukum, tegasnya.

“Kita buat Laporan untuk pengaduan kepada bersangkutan untuk hadir memberikan klarifikasi sekaligus mengembalikan anggaran dan tidak terajadi hal-hal mencurigakan sesama pengurus Pasabhara kepsul”, harapnya.

Terpisah Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepsul Bripka Ridwan Buamona, yang meneriman laporan akan membuat surat panggilan kepada kedua oknum MK dan SM untuk dimintai keterangan.

“Minggu jam 10 akan dipanggil bersama saksi dan Pelapor”, tutupnya.(rs)