PhotoPictureResizer_200124_201958316-700x400

Duta Besar Norwegia Kunjungi Perkebunan Sawit di Samboja

Samboja, radarinvestigasi.com – Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Vegard Kaale, beserta rombongan dari Parlemen Norwegia mengunjungi lokasi perkebunan kelapa sawit milik tokoh masyarakat H. Rustam di Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Jumat, 24/1/2020

Kunjungan kerja Duta Besar Norwegia yang terdiri dari 9 orang ini adalah untuk melihat dampak terhadap pelestarian lingkungan berkelanjutan di sektor perkebunan sawit

PhotoPictureResizer_200124_202015189-700x400

Negara Norwegia yang sudah sejak lama menjalin kerja sama dengan Indonesia memiliki peran besar untuk menyelamatkan kerusakan lingkungan baik di sektor perkebunan maupun tanaman hutan industri

“Kedatangan mereka ini untuk memastikan atas isu yang berkembang di eropa, bahwa perkebunan kelapa sawit mengancam kerusakan terhadap lingkungan, pada hal itu tidak benar. Makanya Duta Besar beserta anggota Parlemen Norwegia ini datang langsung ke lokasi perkebunan untuk memastikan prosesnya. Mulai dari sejak lean clearing, penanaman, pemeliharaan dan saat panen buah tandan segar,” kata Staf Bidang Perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim Hanny Haryanto saat ditemui media ini disela acara kunjungan Dubes Norwegia

Dijelaskannya, kunjungan Dubes Norwegia itu sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan di Indonesia, baik dalam peningkatan perekonomian di sektor perkebunan sawit maupun tanaman hutan industri

Selain kekhawatirannya pada sektor perkebunan sawit, Dubes Norwegia dan anggota Parlemen itu juga mengantisipasi kerusakan lingkungan akibat pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) mendatang di Kalimantan Timur

Dilokasi perkebunan ini Duta Besar dan Anggota Parlemen Norwegia yang didampingi sejumlah Staf Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim berdialog langsung dengan masyarakat terkait proses pengelolaan perkebunan kelapa sawit mulai dari awal penanaman, pemeliharaan, proses panen tandan buah segar sampai proses produksi menjadi minyak

“Dialog ini untuk menjelaskan kepada Dubes dan anggota Parlemen Norwegia bagaimana proses penanaman sampai panen buah tandan segar, dan seperti apa dampaknya terhadap lingkungan.  Kita jelaskan kepada mereka agar tidak menjadi kekhawatiran bagi Norwegia,” ungkapnya

Selama ini, lanjut Hanny, Dubes serta Parlemen Norwegia, mengira perkebunan sawit ini merusak lingkungan dan tidak melibatkan masyarakat. Pada hal, kenyataannya perkebunan di Kalimantan Timur orientasinya lebih kepada membangun, tapi juga peduli terhadap lingkungan

“Dengan adanya kunjungan ini, mereka bisa melihat dan berdialog langsung dengan masyarakat, kemudian mereka memahami pengelolaannya serta dampaknya terhadap lingkungan maupun peningkatan terhadap perekonomian masyarakat,” tandasnya. (Fzi)