Empat WNA Malaysia Dideportasi, Dua Diantaranya Anggota Polis Diraja Malaysia

Nunukan, radarinvestigasi.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan mendeportasi 4 Warga Negara Asing asal Malaysia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi Tunon Taka Nunukan dengan Tujuan Tawau, Sabah, Malaysia.

Dijelaskan, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Bimo Mardi Wibowo di kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, dari empat WN Malaysia tersebut tiga diantaranya dideportasi karena Kasus Illegal Entry dan seorang Lagi merupakan Eks Napi di Lembaga Pemasyarakatan Nunukan.

WN Malaysia itu masing-masing Mohamad Zainol Bin Rosli pemegang IC nomor 840717-13-5719 dan Simon Andrie Joseph pemegang IC bernomor 970717-13-5111 yang merupakan Polis PGA Malaysia dengan Kasus Illegal Entry pada Senin (30/3/2019) lalu. Sementara itu satu WN Malaysia pada kasus yang sama yaitu Mohd Alwi Bin Mohd Ismail pemegang IC bernomor 920325-12-5541, tambahnya.

“Semua WNA asal Malaysia ini dipulangkan karena telah melanggar Pasal 75 Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yaitu sebagai orang asing yang tidak menghormati peraturan yang berlaku di negara indonesia,” jelas Bimo kepada media ini.

Terhadap satu WN Malaysia pemegang IC bernomor 911112-12-5869 yaitu Samri Bin Samsuri yang merupakan Eks Narapidana atas kepemilikan narkoba, dipulangkan setelah menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan Nunukan selama kurang lebih 3 tahun. Samri Bin Samsuri didetensi di kantor imigrasi kelas II TPI Nunukan sejak 2 April lalu. Jelasnya.

Semua WNA Malaysia ini dipulangkan ke negaranya setelah mendapatkan dokumen perjalanan Sijil Perakuan Cemas (SPC) dari petugas Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak dan diserahkan langsung oleh Atase Imigrasi Malaysia An. Noor Farizal Aini Binti Khairuddin Pada tanggal 13 April 2019,” tuntas Bimo.

Keempat WN Malaysia tersebut dipulangkan menggunakan Kapal Fery Labuan Express 5 Sekira pukul 9.30 WITA pada Senin (15/4/2019). (Syah)