PhotoPictureResizer_191231_104940212-700x400

Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun, Kapolresta Balikpapan Sebut Selama Tahun 2019 Kasus Narkoba Meningkat 

Balikpapan, radarinvestigasi.com -Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi memimpin langsung kegiatan konferensi pers akhir tahun 2019 bertempat di Aula Mapolresta Balikpapan, di Jalan Jenderal Sudirman Senin, 30/12/2019

Dalam konferensi pers ini, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi menyampaikan jumlah tren gangguan Kamtibmas selama tahun 2019 dan perbandingannya dengan tahun 2018 serta pengungkapan sejumlah kasus di wilayah hukum Polresta Balikpapan

Selama tahun 2019 trend gangguan Kamtibmas terdapat lima kasus yang menjadi atensi Polresta Balikpapan yakni kasus narkoba, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (Curat), penganiayaan berat (Anirat), pencurian dengan kekerasan (Curas)

Turmudi menyebut, selama tahun 2019 kasus narkoba meningkat dari 336 kasus di tahun 2018 meningkat menjadi 371 kasus. Meningkatnya kasus narkoba tersebut menjadi atensi di jajaran Polresta Balikpapan kedepan untuk bekerja lebih ekstra dengan meningkatkan operasional Satuan Resnarkoba

“Meningkatnya kasus narkoba di Kota Balikpapan kemungkinan karena maraknya peredaran narkoba di tengah masyarakat. Hal itu menjadi atensi kami kedepan dengan meningkatkan operasional Satuan Resnarkoba,” kata Turmudi

Selain kasus narkoba, lanjut Turmudi, 4 kasus tren gangguan Kamtibmas lainnya walaupun terjadi penurunan yakni Curanmor dari 149 kasus di tahun 2018 mengalami penurunan menjadi 56 kasus di tahun 2019, kasus Curat juga terjadi penurunan dari 255 kasus menjadi 105 kasus, Anirat dari 109 kasus turun menjadi 50 kasus, Curas dari 42 kasus juga mengalami penurunan menjadi 17 kasus di tahun 2019. Kasus tersebut juga menjadi atensi Polresta Balikpapan

“Dari 4 kasus tindak pidana yang mengalami penurunan seperti Curanmor, Curat, Anirat dan Curas mengindikasikan bahwa pola-pola yang diterapkan oleh anggota dilapangan dalam mengantisipasi terjadinya tindak pidana baik preemtive, preventif dan represif semakin meningkat, baik secara kuantitas, kwalitas dan intensitas,” tambahnya

Lebih jauh Turmudi menjelaskan, sejumlah kasus yang menonjol selama tahun 2019 di antaranya Curanmor lintas provinsi. Dari pengungkapan kasus tersebut petugas mengamankan satu tersangka atas nama Suriansyah di kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat, pada tanggal 25/12/2019

Turmudi mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku mengambil 5 unit sepeda motor bersama pelaku lainnya atas nama Karim, Kusim dan Kamaruddin. Dari keterangan Karim, hasil curian sepeda motor dijual kepada pelaku lain atas nama Matnor dan Mujahidin di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.  Setelah dilkukan pengembangan di Palangkaraya petugas berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor sebanyak 18 unit

“Dari hasil pengungkapan tersebut, Polresta Balikpapan berhasil mengamankan 4 tersangka yakni Suriansyah, Karim, Kusim dan Kamaruddin serta 2 tersangka pertolongan jahat yakni Matnor dan Mujahidin. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan,” bebernya

Turmudi juga memaparkan kasus menonjol lainnya yang terjadi di wilayah hukum Polresta Balikpapan selama tahun 2019, di antaranya kasus pengeroyokan terhadap ayah kandung hingga menyebabkan kematian, dari kasus tersebut 2 pelaku ditetapkan sebagai tersangka

Selain itu, kasus residivis jambret di 40 TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang merupakan pelaku tunggal atasnama Sahrudi yang kerap beraksi di Kota Balikpapan juga berhasil di ungkap oleh jajaran Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Selatan pada bulan Oktober 2019 yang lalu. Saat akan dilakukan penangkapan di kawasan MT Haryono, Balikpapan, kaki pelaku di hadiahi timah panas oleh petugas karena berusaha kabur

Kemudian kasus premanisme di Pasar Pandansari, Balikpapan. Operasi premanisme dilakukan oleh Polsek Balikpapan Barat yang dimulai dari tanggal 3-5 Desember 2019 dengan menyisir di wilayah Pasar Pandansari

“Dari operasi tersebut berhasil mengamankan 7 orang beserta barang bukti senjata tajam dan busur. Selanjutnya 7 orang itu berhasil di amankan di Mako Polsek Balikpapan Barat dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tandasnya. (Fzi)