IMG_20191231_195655-700x400

Gelar Tabligh Akbar Kemenag Halteng Peringati Hari Amal Bhakti ke 74

Halteng, Radar Investigasi – Kementerian Agama Halteng bersama Pondok Pesantren Salman Al – Farizi menggelar Tabliq Akbar dan kegiatan Kemenag Berbagi, kerja bakti pembersihan kuburan Islam sebagai rangkaian memperingati tahun baru dan Hari Amal Bhakti ke 74.

IMG_20191231_195638-700x400

“Selain memperingati tahun baru 2020, acara Tabliq Akbar ini juga kita laksanakan sebagai memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke 74 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Salman Alfarizi di Desa Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah,” ujar Ketua Panitia HAB Drs Hi Nurhalis Abubakar dalam laporannya Senin, (30/12/2019) pukul 21.00 WIT.

Acara Tabliq Akbar yang dilaksanakan di Pospen Salman Al – Farizi ini dihadiri ratusan ratusan warga masyarakat dan pejabat Forkompimda yang diantaranya Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani, Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Cecep Kurniawan, Kapolres AKBP Nico A Setiawan, Wakil Ketua II DPRD, Hayun Maneke, Sekwan DPRD Halteng Rivani Abd Rajak, bersama anggota, para Asisten dan Staf Ahli, dan sejumlah pimpinan SKPD dilingkup Pemkab Halteng.

Hadir pula Kabid Pendis Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara KH Drs Adam Mahrus, Pengelola Pospen Salman Al – Farizi, dan Kasi Pendis Kemenag Halteng Drs Hi Nurhalis Abubakar bertindak sebagai Ketua Panitia HAB ke 74.

Sebagai penceramah KH Drs Adam Mahrus Hasyim dalam ceramahnya mengatakan kehadiran manusia di muka bumi ini telah membawa agama karena sebelum lahir ke dunia ini sudah ada kesepakatan bersama Allah sehingga orang hadir didunia ini semuanya beragama,” jelasnya.

Sejak kita lahir kita ini sudah mengakui Allah sebagai Tuhan kita lihat saja jika bayi itu lahir pada orang yang beragama islam maka bayi itu islam, jika bayi lahir ditenga – tenga orang beragama Kristen maka bayi itu diperkenalkan dengan Trinitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam situasi kemajuan zaman dan tehknologi saat ini umat islam terutama para ulama, harus terus berusaha dan bergerak untuk kemajuan umat itu sendiri, agar tidak terbawa arus yang bisa merusak ajaran islam di tengah-tengah masyarakat,” pintahnya.

Ia juga mengajak, agar umat muslim khususnya di Halteng untuk terus menjaga kebersamaan yang bernilai islami untuk tidak mudah terpengaruh oleh pengaruh budaya barat,” tutupnya. (LL)