Gerakan Masyarakat Religi Sebut, “Camat Botumoito Adakan Pungli”

Gorontalo, Radar IT – Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Masyarakat Religi (Gemar) melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Camat Botumoito Kabupaten Boalemo Propinsi Gorontalo pada, Selasa, 27/8/2019.

Pengunjuk rasa memprotes adanya dugaan pungli di beberapa Desa se Kecamatan Botumouito yang dilakukan oleh Camat Darwan Laiya jelang perayaan 17 Agustus lalu, selain itu, pengunjuk rasa juga meminta kejelasan dari camat terkait pembuatan Kampung Religi.

Camat Botumoito Darwan Laiya, Didepan aksi pengunjuk rasa, Koramil, Kapolsek dan masyarakat tidak menampik tudingan aksi tersebut. Namun, dirinya menyebut jika imbauan tersebut bukan kepada masyarakat.

“Himbauan tersebut hanyalah kepada ASN dan aparat yang saya mintai dalam himbauan tersebut,” kata Darwan Laiya, Selasa, 27/8/2019.

Tuntutan masyakat pengunjuk rasa terkait pembuatan Kampung Religi yang dijanjikan Camat akan selesai pada 17 Agustus kemarin Camat mengatakan, “Pertemuan saya dengan pihak Pulo Cinta bukanlah pertemuan pribadi tetapi pertemuan dengan pihak Pulo Cinta menanyakan tentang perizinan yang berada di Pulo Cinta,” tambah Darwan.

“Dan Allhamdullilah sampai saat ini semua perizinan tetang Pulo Cinta akan di urus di tingkat Propinsi,” jelasnya

Dari hasil klarifikasi media ini dari berbagai sumber. Diketahui bahwa, pada saat jelang perayaan 17 Agustus lalu, Camat Butomuito Darwan Laiya mengimbaukan agar tiap desa berpartisipasi.

Dari partisipasi desa tersebut besarannya sekitar 1 juta rupiah per desa. (Jujan)