IMG_20191128_191954-700x385.jpg

Gotong Royong Masyarakat Dengan Polisi, Lahirkan Silaturrahmi Yang Baik

Opini Oleh, Jurnal Polisi

Luwu Utara, radarinvestigasi.com – Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Aipda A.Tenriangka melaksanakan sambang kamtibmas sekaligus membantu warga dengan bergotong royong membangun Gereja di Dusunn Malinnong, Desa Salulemo, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (28/11/19) sekira pukul 11.30 Wita.

Nampak Aipda A.Tenriangka langsung berbaur dengan warga dan tanpa segan mengambil sekop untuk mengolah campuran semen. Hal ini tentunya untuk membangun semangat gotong royong serta kemitraan yang baik dengan warga masyarakat desa binaanya.

Sebab dengan hadirnya Bhabinkamtibmas disetiap kegiatan masyarakat maka dapat terjalin tali silaturahmi yang baik yang bisa berdampak pada situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Hal ini tentu menjadi penilaian tersendiri terhadap keberadaan institusi Polri yang bermasyarakat selain menjalin rasa gotong royong antar aparat dan masyarakat, kegiatan seperti ini juga menjadi salah satu cara mendekatkan diri dengan masyarakat, seringnya bersama-sama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, baik kerja bakti maupun pertemuan-pertemuan desa serta acara adat istiadat.

Kegiatan kerja bakti ini juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan karena merupakan bentuk ibadah, dan selain itu dengan kerja bakti juga untuk memupuk rasa kebersamaan dan silaturahmi antar warga sehingga terbina kerukunan dan rasa toleransi antar warga.

Dengan suasana gotong royong ini diharapkan dapat tercipta kemitraan antara aparat Polri dengan masyarakat, karena kemitraan dengan masyarakat merupakan langkah positif dalam menekan bahaya gangguan kamtibmas.

Kerja bakti dimaksudkan juga untuk bertemunya antar warga karena kesibukan sehari-hari, dalam kerja bakti ini kita dapat menikmati susana sambil bersenda gurau yang dapat menimbulkan kegembiraan dan keakraban antar warga.

Dalam kerja bakti para pejabat RT ataupun pemerintahan dapat memberikan semangat dan pengarahan dalam masalah kebersihan, sampah dan kebijakan pemerintahan. Hanya dibutuhkan kemauan/niat dari para pejabat pemerintah setempat untuk turun kelapangan.

Kerja bakti merupakan kegiatan yang tidak mengharapkan imbalan uang, dilakukan secara sukarela, hasilnya dapat dinikmati bersama-sama, dalam situasi sekarang ini memang sulit dilakukan karena kesibukan dan rasa egoisme dari pribadi.

Kerja bakti merupakan sarana kebersamaan antar warga guna membantu tercapainya kenyamanan desa dengan melakukan pembangunan-pembangunan yang bermanfaat bagi desa bersangkutan.
Karena semua warga terutama pria berkumpul sedangkan ibu-ibu menyiapkan makan dan minum ala kadarnya, menjadikan rasa saling gotong royong dalam kerja bakti tersebut akan menciptakan kerukunan yang mungkin sulit dicapai pada kesempatan lain. Inilah momentum untuk membangun kerukunan antar warga.

Selain menumbuhkan rasa gotong royong, kerja bakti dengan tujuan menjaga kebersihan lingkungan memiliki beberapa manfaat, antara lain:

1. Terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat.
2. Lingkungan menjadi lebih sejuk.
3. Bebas dari polusi udara.
4. Air menjadi lebih bersih dan aman untuk di minum.
5. Lebih tenang dalam menjalankan aktifitas sehari hari. (**)