PhotoPictureResizer_191109_124424438-700x400

Ini Pesan Residivis Jambret Kepada Pengendara Motor 

Balikpapan, radarinvestigasi.com -Tersangka pelaku residivis penjambretan bernama Sahrudi mengingatkan seluruh pengendara motor terutama kaum perempuan agar terhindar dari penjambretan maupun begal

Tersangka bernama Sahrudi ini telah melakukan aksi kejahatan penjambretan selama 6 bulan di 40 TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur

PhotoPictureResizer_191109_124404012-700x400

Dalam melakukan aksinya, tersangka seorang diri dengan menggunakan motor Honda Scoopy warna merah

Tersangka menyasar pengendara motor yang rata-rata kaum perempuan sebagai target utama dalam melakukan aksinya

Akhir pelaku kejahatan ini dihentikan oleh jajaran Polsek Balikpapan Selatan dengan dihadiahi timah panas karena melawan saat akan ditangkap di kawasan Jalan MT. Haryono, Kota Balikpapan pada 10 Oktober 2019 yang lalu

Kini Sahrudi mendekam ditahanan Mapolsek Balikpapan Selatan, setelah ditetapkan tersangka

Pesan menarik diungkapkan oleh tersangka residivis jambret ini, dihadapan awak media tersangka Sahrudi mengingatkan kepada pengendara motor terutama kaum perempuan

“Saya mengingatkan kepada pengendara motor terutama perempuan, jika membawa barang berharga jangan mencolok, untuk menghindari kejahatan dijalan seperti begal dan jambret,” ucap Sahrudi didampingi Wakapolsek Balikpapan Selatan, Iptu Iswanto

Ia juga mengatakan, agar pengendara motor tidak menyimpan barang berharga seperti tas dilantai motor serta Dashboard karena dengan mudah untuk dirampas

“Upayakan menyimpan barang berharga di jock motor, seperti tas, handphone dan dompet. Karena pelaku jambret maupun begal suka merampas barang-barang yang mencolok,” pesannya

Tersangka merampas barang berharga milik korban saat sedang berkendara maupun disaat berhenti

Dalam kesempatan tersebut, tersangka juga mencontohkan ketika merampas barang berharga milik korban dari atas motor

Dengan kecepatan tangan yang sudah terlatih, tersangka dengan mudah merampas barang seperti tas yang disimpan korban dilantai motor, termasuk handphone yang disimpan disela lubang Dashboard

Menurut pengakuan tersangka yang berprofesi sebagai sopir ini, dirinya nekad melakukan penjambretan lantaran terlilit hutang

Tersangka melakukan aksinya di malam hari diatas pukul 19.00 Wita hingga dini hari

Sementara itu, Kapolsek Balikpapan Selatan M. Jufri Rana melalui Wakapolsek Iptu Iswanto mengatakan, Tersangka merupakan residivis jambret dengan mengincar kaum perempuan di malam hari

“Sasarannya adalah tas dan handphone, tersangka Sahrudi ini sudah melakukan aksinya selama 6 bulan di 40 TKP, tersangka merampas barang berharga milik korban disaat korban berkendara maupun disaat berhenti dijalan,”ucap Iptu Iswanto di Mapolsek Balikpapan Selatan, Kamis, 7/11/2019

Iswanto mengatakan, tersangka ditangkap tim Opsnal Polsek Balikpapan Selatan berawal dari laporan warga yang menjadi korban penjambretan

“Kasus ini terungkap berawal adanya laporan dari warga yang menjadi penjambretan di wilayah hukum Polsek Balikpapan Selatan, ada tiga laporan dari warga, korban semuanya perempuan,”ujarnya

Dari tiga laporan tersebut, lanjut Iswanto, korban ada yang mengaku barangnya dirampas oleh tersangka saat sedang berkendara, barang tersebut berupa tas yang berisikan uang dan handphone, dari kejadian itu korban mengalami kerugian senilai 5 juta rupiah

Kemudian pelapor lain bernama Deeristy, yang juga menjadi korban penjambretan oleh tersangka pada malam hari, korban pada saat itu berhenti untuk mengisi bensin eceran di Jalan Manuntung, Balikpapan Selatan, tersangka pada saat itu langsung merampas tas milik korban yang disimpan dilantai motor

“Pelaku dan korban sempat saling tarik menarik tas tersebut, namun pelaku berhasil membawa kabur tas tersebut yang berisikan dompet dan handphone merk Samsung M20,” ungkapnya

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dan Atau Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (Fzi)