IMG-20191203-WA0004-700x390.jpg_1575450427876

Inilah Hasil Pembahasan Tertutup Pemkab Halteng Bersama Manajemen Perusahaan

Halteng, Radar Investigasi – Bupati dan rombongan Muspida Pemkab Halteng Sabtu, (30/11/2019) lalu melaksanakan pembahasan tertutup bersama manajemen PT WBN dan PT IWIP yang berlangsung di ruang pertemuan Grha Informasi di Site PT WBN Tanjung Ulie Desa Lelilef Sawai Kecamatan Weda Tengah.

IMG-20191203-WA0003-700x390.jpg_1575450437473

Pertemuan pembahasan tersebut dihadiri oleh Bupati Edi Langkara, Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani, Sekda Saiful Samad, didampingi Plt Kabag Humas dan Protokoler Zakaria Hi Latif, dan sejumlah pimpinan SKPD dilingkup Pemkab Halteng. Hadir pula Wakapolres Kompol Hasil Hoda SH, dan manajemen kedua perusahaan tersebut.

Meskipun pertemuan pembahasan itu dilakukan secara tertutup, namun berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber menyebutkan bahwa Pemda Halteng melalui Bupati meminta agar manajemen perusahaan untuk menjelaskan tuntutan aksi.

Sekaligus meminta kepada perusahaan agar tidak mengambil keputusan sendiri, dan menginformasikan ke Pemda karena Pemda selaku Fasilitator,” ungkap sumber yang enggan identitasnya dipublikasi ini.

Selain itu melalui Wakil Bupati kata sumber, mempertanyakan apakah penerimaan karyawan tahun 2019 sudah mencukupi kuota atau belum yang disepakati 3000 orang yang diantaranya Tenaga Skill (TS) sebanyak 750 orang dan General Work (GW) sebanyak 2250 orang sampai pada tanggal 30 November 2019,” jelasnya.

Wabup juga menegaskan 143 orang pekerja lokal yang di PHK oleh manajemen akibat ketidak disiplinan dalam bekerja sehingga tidak bisa di tolelir, jika kesalahan kecil Wabup meminta kepada manajemen untuk mempertimbangkan dan melakukan pemanggilan kembali untuk pekerjakan. Dan kepada Menejer Security Pak Jounan Dengah dimintakan supaya memperbaiki gaya komunikasinya terhadap masyarakat,” lanjut sumber.

Dalam pertemuan itu juga manajemen diminta anggota DPRD melalui Munadi Kilkoda untuk menjelaskan peruntukkan program CSR dan pembagian serta berapa besar jumlahnya,” tutur sumber.

IMG-20191203-WA0005-700x390.jpg

Terkait pembahasan tertutup Pemda Halteng bersama manajemen PT WBN, Yudi Lesmana menjelaskan 7 tuntutan warga lingkar tambang yang disampaikan saat aksi demo itu, ada 5 tuntutan sudah di sepakati, dan 2 tuntutan masih di pertimbangkan dan meminta waktu kurang lebih 3 bulan manajemen akan memperbaiki sistem
muatan dari masa aksi demo yang tertuju kepada masalah HRD ibu Risalina Sangaji yang diminta diberhentikan oleh masa aksi.

Menjelaskan juga soal peruntukkan pengelolaan CSR serta siap untuk perbaikan jalan. Sementraa Jounan Dengah Menejer Security dihadapan Bupati dan rombongan Muspida atas nama pribadi meminta maaf kepada masyarakat lingkar tambang terkait dengan kejadian kemarin yang telah menyinggung hati dan perasaan masyarakat,” kisah sumber kepada awak media Senin kemarin. (Ode)