IMG-20200102-WA0011-700x450

Inilah Sanggahan Pihak Kontraktor Proyek Jalan Lingkar Desa Lelilef

Halteng, radarinvestigasi.com – Terkait pemberitaan yang berjudul “PPK Ngaku 4 Kali Layangkan Surat Teguran Kepada Kontraktor Jalan Lelilef” edisi Rabu, (01/01/2020) kemarin Kamis, (02/01/2020) siang tadi mendapat sanggahan sari Pak Rudi selaku pihak Kontraktor.

IMG-20200102-WA0010-700x450

Menurut Rudi bahwa pekerjaan itu mengalami kendala karena ada sebab akibat. “AMP yang kami kontrak selama 5 tahun di PT Tekindo Energi rencananya di eksekusi dan Alhamdulillah sudah diselesaikan di Polda Malut kemarin, dan rencananya Senin, (06/01/2020) pekan depan pekerjaan jalan lingkar desa Lelilef sudah action,” ujarnya kepada reporter Kamis, (02/01/2020) di desa Nurweda saat ditemui reporter.

Rudi menjelaskan bahwa terkendalanya pekerjaan jalan lingkar desa Lelilef itu karena AMP kami sedang ditahan oleh pihak PT Tekindo Energi. Padahal kami kontrak lokasi itu kan selama 5 tahun dan saat itu PT Tekindo Energi belum berpindah tangan ke Presiden Direktur Yohanes J Tendean.

Atas pegangan surat terkait AMP itu sehingga pihak PT Tekindo Energi juga sudah mengalah dan tidak berani mengeksekusi lokasi AMP itu. Selain itu kata Rudi, ada dua tumpukan matrial yang sudah blanding di depan Kantor Polsek Weda Tengah itu juga bermasalah, namun semua itu telah diselesaikan,” ujarnya.

Kami juga sudah mendapat surat teguran dari PPK PUPR sebanyak 2 kali bukan 4 kali, sekaligus meluruskan perihal pemberitaan Radar Investigasi.com yang berjudul “PPK Ngaku 4 Kali Layangkan Surat Teguran Kepada Kontraktor Jalan Lelilef” edisi Rabu, (01/01/2020) kemarin.

Atas kendala kami ini Insya Allah Senin, (06/01/2020) pekan depan pekerjaan jalan lingkar desa Lelilef sudah kembali action alias dikerjakan,” lanjut Rudi siang tadi. (LL)