IMG_20200130_121735-700x375

Jaga Kerukunan Umat Beragama, Ini Seruan 6 OKP Kepsul

Kepsul Radar Investigasi – Menyikapi terkait situasi yang berkembang terutama dugaan penistaan Agama yang sedang hangat di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepusul).

Enam Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kepsul, mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi serta menjaga kerukunan antar umat beragama.

OKP tersebut yaitu Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KMMI), Ikatan mahasiswa Muhammaddiyah (IMM), Komite Nasioanal Pemuda Indonesia (KNPI) serta Pemuda Pancasila.

Untuk itu, 6 OKP yang dihadiri oleh masing- masing Ketua organisasi menyampaikan pesan damai lewat konfersi Pers di resto benteng Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Rabu (30/1/2020) malam.

Pernyataan sikap serta pesan damai untuk menjaga kerukunan antar umat beragama tersebut terdiri dari 4 poin penting untuk masayarakat, MUI dan FKUB serta Polres Kepsul di bacakan oleh ketua Pemuda Pancasila Rifanto Bone.

Pertama, mereka, mengajak warga masyarakat Kepsul khususnya dan Maluku Utara Pada umumnya agar tidak terprovokasi dengan issue SARA yang berkembang saat ini.

Kedua, meminta kepada MUI dan FKUB atau Forum Komunikasi Umat beragama Kepulauan Sula untuk menghimbau kepada masyarakat agar menjaga kerukunan antar Umat beragama.

Ketiga, mendesak kepada Kapolres Kepsul agar lebih meningkatkan Kamtibmas dan bertindak tegas dalam menyikapi issue-issue hoax, SARA, Provokasi yang berkembang di Media Sosial saat ini.

Serta ke empat, mengajak Masyarakat Kepsul agar tetap tenang serta bijak dalam menyikapi issue maupun opini yang berkembang saat ini, mari kita serahkan dan percayakan ke penegak Hukum sehingga tidak menimbulkan masalah yang merugikan kita secara bersama.

Selain itu, Ketua KNPI Ajis Banapon yang mewakili 6 OKP menyampaikan bahwa ini adalah langkah awal OKP mengajak masyarakat untuk tidak terpancing dengan situasi saat ini sehinggga tidak menimbulakan konflik sosial.

Untuk itu, pihaknya yang tergabung dalam 6 OKP akan melakukan silaturahmi ke Polres Sula, MUI dan FKUB guna melakukan koordinasi dan komunikasi terkait issue yang berkembang saat ini.

“Masalah ini adalah personal atau Oknum Kita berharap tidak membias dan melebar sehingga menimbulkan kegaduhan yang berpotensi merugikan Kita semua”, tutup Ajis Banapon. (R)