Jaksa Perintahkan Inspektorat Kepsul Audit DD di 8 Desa Dalam Waktu 1 Bulan.

SANANA, Radar Investigasi. com- Kejaksaan Negeri Sanana Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) telah melakukan pemanggilan klarifikasi terhadap 8 Kepala Desa di Kepsul. Panggilan tersebut adalah atas dugan penyalahgunaan ADD dan DD. Yang telah laporkan oleh masyarakatnya.

Panggilan klarifikasi tersebut dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) serta pihak Inspektorat. Sehingga Kejaksaan Negeri Sanana memerintahkan pihak inspektur Inspektorat agar segera melakukan audit kembali ADD dan DD. di Desa-desa yang diduga bermasalah dalam jangka waktu 1 bulan.

“Pekan kamirin, kami menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat atas dugaan penyalahgunaan DD dan ADD, di 8 Desa. dan meminta Kades-kades tersebut untuk klarifikasi. Desa tersebut adalah Desa Kou Kecamatan Mangoli Timur, Desa Bruakol Kecamatan Mangoli Tengah, Desa Fuata Kecamatan Sulabesi Selatan, Desa Minaluli Kecamatan Mangoli Utara, Desa Bunya Kecamatan Mangoli Selatan, dan Desa Kabau Pantai Kecamatan Sulabesi Barat, serta dua desa lagi ” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sanana Rizki Pandean Senin (16/3/2020) dikantornya.

Dia menuturkan hasil klarifikasi 8 Kepala desa disaksikan pihak PMD dan Inspektur Inspektorat. untuk itu, pihaknya akan menyerahkan hasil klarifikasi 8 Kepala Desa tersebut kepada inspektorat untuk melakukan audit kembali ADD dan DD yang diduga bermasalah.

“Hasil klafilasi Jaksa terhadap Kades di saksikan oleh PMD dan Inspektorat .Kemudian dari hasil kalafikasi tersebut kami serahkan kepada inspektorat. Untuk melalukan auidt kembali dalam jangka waktu 1 bulan,” tuturnya.

Rezki bilang, hasil audit ulang yang dilakukan oleh Inspektorat di 8 Desa. Nantinya akan akan diserahkan kepada Kejaksaan. Sehinga pihaknya, akan memanggil Kades-Kades yang bersangkutan. Jika ada temuan maka Kades harus selesaikan.

“Hasil audit ADD dan DD di 8 Desa oleh inspektorat akan diserahkan kepada kami, baik yang ada temuan dan tidak ada temuan. Sehinga Kami akan melalakukan pemanggilan terhadap Kades-kades tersebut,” ujar Rizki.

“Kalau, misalnya ada temuan kami akan menindaklanjuti dan diselesaikan oleh Kades tersebut. Apabila tidak diselesaikan maka akan diupayakan penindakan,” tambahnya (ist)