IMG_20191011_211456-750x425_1570800026605

Kabaharkam Polri Kunker di Pulau Buru

Namlea, Radar IT – Kabaharkam Polri KOMJEN POL Drs CONDRO KIRONO,.MM.,M.Hum di wilayah hukum Polres Pulau Buru bersama dengan jajaran mabes Polri.Kamis(10-10-2019)

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Kabaharkam Polri KOMJEN POL Drs CONDRO KIRONO,.MM.,M.Hum didampingi oleh Kakor Binmas Irjen Pol. Drs. W. Herry wibowo. MH Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs Royke Lumowa, MM. Dir Pol Udara Brigjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat, Wakapolda Maluku Brigjen PolTeguh Sarwono. Kabagopsnalnev Kombes Pol Drs Hendi Handoko, Kasubdit Kes Kamtibmas Akbp Drs. Wasis Murdjito, Kaursubbiskeslek Kompol Dr. Alvons Silawa, Kasievkom Subditkom.

Dan juga Satpam Kompol Djoko Mulyono, Adc Kabaharkam Brigpol Mardji Yanto, Banum Produk Pid Humas Bripda Muftahul Huda, Tim Dokumentasi Bripda Wachid Acmat Fauzi, Banum Taud Korbinmas Bripda Recky Surya Darmanto, Pilot Akbp Juninha, Pilot Iptu Randika, Pramugari Bripda Bela Oktaria, Mekanik Pesawat Ipda Jayus, Mekanik Pesawat Brigpol Andika.

Dalam kunjungannya di wilayah hukum Polres Pulau Buru, Kabaharkam Polri beserta rombongan didampingi Kapolda Maluku, Waka Polda Maluku, Kapolres Pulau Buru, Bupati Buru dan Dandim 1506 Namlea.

Kabarhakam Polri Mengatakan, kedatangan saya ke Provinsi Maluku ini, atas nama keluarga besar Polri kami memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana alam di Waai, liang dan Pulau Haruku, ungkapnya

Kemudian saya juga memonitor langkah-langkah yang dilakukan oleh Polda Maluku untuk menertibkan penambang liar, terutama di gunung botak di Pulau Buru, sehingga saya tadi melintas dua kali melalui udara, Allhamdulillah masih terjaga disana, pengamanan masih ada, dilihat dari atas juga sudah tidak ada lagi kegiatan menambang. Karena itu dampaknya sangat luar biasa.ujarnyap

Pengunaan dari pada merkuri dampaknya mungkin sampai lima, sepuluh tahun baru akan muncul, makanya ini kita tinggal berkoordinasi, tindak lanjut setelah penertiban ini, dilaksanakan pengawasan dan pengelolahan lebih lanjut secara lintas sektoral, pungkasnya

Setelah melakukan peninjauan Tambang emas dari udara Kabarhakam menuju di tempat penyulingan minyak kayu Putih dan pembuatan sagu, dimana ia ingin melihat secara langsung pembuatan minyak kayu putih dan sagu.

Penulis:Adam’s