IMG-20191206-WA0018-700x390

Kabid Disdik Kabupaten Buru, Batalkan Skorsing Siswa Mabuk di Sekolah

Namlea, radarinvestigasi.com- Kabid SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Buru, Riska Umaternate Mahedar membatalkan berita acara yang di buat pihak sekolah SMPN 2 Jikumerasa Kecamatan Liliali terhadap sejumlah siswa yang mendapat skorsing karena ketahuan mabuk saat minum minuman keras di jam sekolah pada tanggal 28 November yang lalu.

IMG-20191206-WA0019-700x390
Riska Umaternate Mahedar Kabid SMP dinas Pendidikan Kabupaten Buru

Menurutnya skorsing yang dijatuhkan oleh siswa tidak ada regulasi yang mendasar, adapun skorsing yang diberikan hanya lamanya 3 hari saja itupun tidak diberikan pada jam ulangan ataupun ujian. Karena mereka para siswa juga butuh hak pendidikan apalagi mereka ini kls 3 yang lagi menghadapi ujian.” Kata Kabid SMP Disdik Kab Buru, Jumat 6/12/19.

Riska menyayangkan prosedural yang diambil pihak dewan guru dan kepala sekolah itu dianggap salah sekali. Ia menyatakan, selaku Kabid Disdik dirinya juga tidak pernah tau tentang insiden siswa yang terjadi bulan November di tanggal 28 lalu.

“Masalah siswa baru kami ketahui ditanggal 5 Desember ini. Seharusnya pihak sekolah dapat menyampaikan informasi kepada kita dinas pendidikan agar masalah siswa dapat diselesaikan secara bersama, karena sekolah punya tahapan kumunikasi yang harus dibangun dengan kita dinas pendidikan, Ucapnya.

Tentang peredaran minuman keras dilingkup pelajar, harus kita tertibkan bersama dengan beberapa unsur stakeholder dan juga orang tua murid, agar minuman alkohol ini tidak lagi dikonsumsi oleh pelajar dan tidak diperjual belikan.”Tegas Riska.

Untuk itu upaya kami melibatkan beberapa unsur terkait untuk dapat bersama memecahkan dan menyelesaikan persoalan yang terjadi pada lingkup pendidikan yakni siswa, hak selaku peserta didik tetap kita perjuangkan dan selesaikan dengan harapan kerja sama baik dan dukungan dari orang tua sekolah serta seluruh unsur dalam menegakan kewajiban anak-anak kita agar dapat ber etika moral dan berakhlak mulia. “lanjut Kabid SMP Dinas Pendidikan.

Selanjutnya 12 siswa anak yang telah mendapatkan sanksi skorsing sebulan bahkan setahun akan dipanggil ulang ke sekolah untuk mendapatkan hak pendidikan dan dibina kembali. Mereka dari 12 siswa ini akan mendapatkan ujian susulan sesuai kesepakatan dewan guru dengan kepala sekolah.”Ungkap Riska.

La Endo Buton Kepala Sekolah SMPN 2 Jikumerasa saat ditanya Wartawan Barometer, Ia mengaku merasa kesal dengan perilaku siswanya yang telah mabuk disaat jam sekolah berjalan hingga memposting foto di facebook pada bulan november tanggal 28 kemarin seusai minum minuman keras.

Hal yang membuat sikap kami marah adalah disaat siswa yang bersangkutan telah mabuk, hingga mengusir guru dari ruangan kelas,” Tutur Kepala Sekolah.

Skorsing ini kami berikan kepada siswa yang melanggar aturan sekolah agar orang tua yang bersangkuta dapat membina kembali anak-anaknya, adapun sanksi yang kami berikan kepada siswa ada yang sebulan bahkan setahun, dan ada juga yang kami pecat dari sekolah yang memang kami anggap aktor dibalik peristiwa ini.”Tegas Kepala Sekolah SMPN Jikumerasa.

Saim Ternate orang tua siswa SMPN Jikumerasa mengaku bersalah atas kejadian yang menimpah anaknya, dirinya berharap pihak sekolah masih dapat menerima anaknya untuk mengikuti ujian sekolah.

“Saya akan bina anak saya agar tidak terulang lagi” Pungkas Saim.

Reporter : Sofyan M.