JAKARTA, radarinvestigasi.com–  Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Andika Perkasa meresmikan 6 ribu rumah dan 150 rumah non Dinas untuk para prajurit dan PNS di Perumahan Green Kartika Residence Cibinong, Kabupaten Bogor, Jum’at, 26/4/2019

Rumah non dinas ini di bangun TNI AD adalah sebagai bentuk komitmen untuk mensejahterakan para parjurit dan keluarganya, termasuk PNS

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya di Jakarta dalam rilis tertulisnya yang diterima radarinvestigasi.com pada Sabtu Pagi 27/4/2019

Kadispenad mengatakan, pengadaan perumahan dengan sistem KPR Swakelola Tahap V oleh Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP) ini diharapkan dapat memberikan banyak kemudahan kepada prajurit dan PNS AD (Personel TNI AD) untuk memiliki rumah pribadi dengan biaya dan angsuran yang terjangkau.

“Ini merupakan salah satu wujud dari komitmen dan impelementasi Reformasi Birokrasi TNI AD dan telah dimasukkan dalam Road Map bidang personel (TA. 2015-2019), khususnya hal pemenuhan kesejahteraan personel TNI AD di bidang perumahan non dinas,” kata Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya

Kadispenad berharap, dengan dibangunnya rumah tersebut, saat pensiun nantinya tidak ada lagi personel TNI AD yang memiliki permasalahan rumah seperti yang selama ini kita dengar

Jendral bintang satu ini menjelaskan, bahwa permasalahan perumahan bagi personel TNI AD sangatlah krusial, karena tidak hanya menyangkut tentang kesejahteraan semata, namun juga harus bisa menjamin kesiapsiagaan operasional satuan yang harus dapat digerakkan setiap saat.

Menurutnya, selama ini jumlah rumah dinas terbatas, banyak personel TNI AD yang masih menyisihkan gajinya untuk membayar kontrakan agar dapat tinggal di sekitar kantornya. Hal Ini tidak hanya di satuan dinas atau jawatan saja namun juga di satuan-satuan operasional.

“Kini permasalahan tersebut secara bertahap telah diurai melalui pembangunan rumah dinas dalam bentuk Rumah Susun (Rusun) di sekitar kesatrian atau kantor dan juga Rumah Swakelola seperti yang baru diresmikan oleh Kasad,” tambah Candra.

Untuk diketahui, kata Candra, hingga saat ini masih banyak personel TNI AD yang belum memiliki rumah non dinas, baik personel yang baru maupun yang telah lama dinas.

“Kebijakan internal TNI AD ini berlaku juga kepada personel dengan masa kerja 0 — 10 tahun. Bahkan mereka wajib mengambilnya, baik dalam bentuk rumah yang dikembangkan oleh BP TWP maupun dalam bentuk pinjaman. Intinya, saat pensiun nantinya, sebagaimana disampaikan tadi, personel kita sudah punya rumah yang layak huni,” tandasnya.

Lebih lanjut Candra menyebutkan, secara nasional, dari 6 ribu unit rumah yang akan dibangun sampai tahun 2019, saat ini baru 5.300 unit yang sudah selesai. Perumahan Green Kartika Residence Cibinong yang dibangun di atas lahan seluas ± 3,7 Ha ini dibangun 150 unit bagi personel TNI AD dari mulai tipe 36A, 36B, 45 dan 46

Sedangkan untuk pembayarannya, menurut Candra menggunakan sistem potong gaji dan dikerjasamakan dengan Bank BRI serta dapat dimonitor melalui aplikasi berbasis Android.

“Jadi, pembayaran itu setiap orang dapat melihatnya secara reall time. Kita lakukan terobosan ini agar lebih transparan, baik kepada BP TWP sendiri maupun bagi personel atau keluarganya, dan potongan bervariasi sesuai dengan jenis rumah dan lama waktu pinjaman,” ungkap Kadispenad.

“Bagi yang mengambil uang dan menyerahkan agunan, Tamtama dan Bintara maksimal Rp 150 juta, Perwira Pertama dari pangkat Letda sampai dengan Kapten maksimal Rp 190 juta, serta Perwira Menengah dari pangkat Mayor sampai pangkat Kolonel sebesar Rp 250 juta rupiah. Sedangkan PNS disesuaikan dengan golongan kepangkatan,” pungkasnya

Pada acara peresmian tersebut turut hadir Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M, M.Tr. (Han), Dirkuad Brigjen TNI Temas, S.Sos, M.M, Direktur Pembiayaan BP TWP Brigjen TNI Sujaryadi, Danrem 061/SK Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya, Dirut PT Karya Hiraki Pratama Mufrian serta tamu undangan lainnya, turut hadir pula mantan Kasad Jenderal TNI (Purn) Mulyono. (Fzi)

Sumber : Dispenad