Screenshot_20191101-154428_1-700x400

Kasdam VI/Mlw Pimpin Sidang Pantukhir Cata PK Gelombang II TA 2019

Balikpapan, radarinvestigasi.com – Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Richard Tampubolon memimpin langsung sidang Panitia Penentu Akhir (Pantukhir) sebanyak 40 peserta Calon Tamtama Prajurit Karir (Cata PK) gelombang II tahun 2019, di Aula Makodam VI/Mlw, Kamis, 31/10/2019

Sebanyak 40 peserta Calon Tamtama PK yang lolos ke sidang Pantukhir ini khusus putra daerah dari pulau terluar, perbatasan dan pedalaman Kalimantan

Screenshot_20191101-154601_1-700x400

Dalam sidang yang dilakukan oleh Sub Panitia Pusat Kodam VI/Mlw ini di pantau langsung oleh tim dari Markas Besar Angkatan Darat Kolonel Inf Syaiful Ilyas

Birgjen TNI Richard Tampobolon saat membacakan sambutan tertulis Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto mengatakan, tujuan seleksi untuk mendapatkan keterwakilan calon prajurit dari setiap daerah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia baik dari pulau terluar, Perbatasan dan Pedalaman

“Animo pendaftar Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang II Pulau Terluar, Perbatasan dan Pedalaman tahun 2019 mengalami kenaikan, dibandingkan  dengan gelombang I yang hanya 59 orang yang mendaftar. Di gelombang II ini terdapat peningkatan yang signifikan hingga mencapai 118 orang,”ujar Brigjen TNI Ricard Tampubolon

Dari 40 peserta yang mengikuti sidang Pantukhir ini, akan dipilih 20 peserta terbaik sesuai kriteria hasil penilaian

Sementara itu, Kapendam VI/Mlw Kolonel Kav Dino Martino menyampaikan, seleksi reguler tersebut adalah khusus putra daerah pulau terluar serta yang memiliki keturunan biologis

Para peserta yang lolos ke sidang Pantukhir ini, sebelumnya telah melewati berbagai seleksi, mulai dari seleksi Administrasi, Kesehatan, Kesemaptaan Jasmani, Mental Ideologi, Psikologi dan Kesehatan kedua

“Proses pelaksanaan seleksi tidak dipungut biaya alias gratis, dan seleksi ini juga dilakukan secara transparan sebagai upaya dalam memperoleh hasil yang optimal untuk mendapatkan calon prajurit terbaik dari wilayah perbatasan Kalimantan,” kata Kapendam. (Fzi)

Sumber : Pendam VI/Mlw