Ketua DPC AWPI Way Kanan Angkat Bicara Terkait Penyaluran BPNT

Way Kanan, Lampung.
Radarinvestigasi.com – Banyaknya keluhan dan pengaduan masyarakat penerima manfaat terkait penyaluran Bantuan Pangan NonTunai ( BPNT) Dikabupaten Way Kanan melalui penyalur PT Mubarokah Jaya Makmur (MJM) membuat Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Way kanan angkat bicara.

Ketua DPC AWPI Way Kanan Yoni Aliestiadi menyatakan pihaknya mendesak agar Pemerintah Kabupaten Way Kanan dapat mengkaji ulang kerjasama penyaluran BPNT karena dinilai terlalu menguntungkan sebelah pihak yakni PT MJM

PhotoPictureResizer_200330_214413949-700x400
Photo : Yoni Aliestiadi Ketua DPC AWPI Way Kanan

“Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Waykanan untuk mengambil sikap tegas dan segera menghentikan kerjasama dengan PT.MJM sebagai suplayer BPNT. Dalam hal ini pemerintah harus berpihak kepada masyarakat dan jangan berpihak kepada pengusaha,” Ucap Yoni ,Senin (30 /03/ 2020).

Dia juga menambahkan, jika Pemerintah dalam hal ini tidak melakukan ketegasan, maka akan menimbulkan tanda tanya dan diduga ada oknum yang bermain dibalik masalah ini

“Selain itu kami minta kepada aparat penegak hukum agar dapat melakukan penyelidikan dugaan pihak ketiga yang memanfaatkan bantuan sosial untuk memperkaya kelompoknya,” ujar  Yoni.

Sementara Sekdakab Way Kanan Saipul, seperti dilansir dari metromedianews,co beberapa waktu lalu, menanggapi maraknya pemberitaan keluhan akan penyaluran BPNT di beberapa media online di Kabupaten Way Kanan oleh PT Mubarokah Jaya Makmur ( MJM ), yang dinilai meraup keuntungan pribadi

Saipul, mengatakan akan menyampaikan hal tersebut kepada pihak terkait, apabila PT MJM telah melakukan penyalahgunaan dengan meraup keuntungan yang melebihi ketentuan dan mengambil hak masyarakat tidak sesuai aturan.

“Kalau mereka menerima keuntungan yang sesuai aturan itu tidak masalah. namun jika sampai mengambil hak masyarakat dan tidak sesuai aturan maka kami akan sampaikan kepada pihak yang bertanggung jawab,”tegas Saipul

Laporan ( Jamatus