Screenshot_2019-06-13-00-53-49-876_com.whatsapp-700x400

Mantan Kasad, Jenderal TNI George Toisutta Tutup Usia

Jakarta, radarinvestigasi.com -Innalillahi wa innailaihi rojiun, selamat jalan sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi yaitu Mantan Kasad ke-26, Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, telah kembali ke haribaan Ibu Pertiwi pada Hari Rabu (12/06/2019).

Berita duka tersebut disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangan persnya di Jakarta, pada Rabu, (12/6/2019)

Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya menyampaikan, bahwa mantan Kasad yang terkenal dengan ketegasannya itu, wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada hari Rabu, 12/6/2019 karena sakit yang dideritanya.

“Hari ini kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa,”ujar Brigjen TNI Candra Wijaya

Dijelaskannya, almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, sebelumnya mendapatkan perawatan medis di RSPAD, karena menderita sakit kanker usus

“Keluarga maupun Tim Medis (RSPAD), seluruhnya telah berupaya secara maksimal dan melakukan yang terbaik, namun Allah SWT telah berkehendak lain,” imbuh Candra.

Perlu kita ketahui bersama, lanjut Candra, almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta pernah berhasil dalam mengharumkan nama Provinsi Maluku di pentas nasional maupun internasional

“Dari ketegasan dalam memimpin pasukan sampai menjadi orang nomor satu di TNI AD pada tahun 2010 yang lalu, almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta mendapatkan gelar kehormatan Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi atau Pemimpin Besar Pemersatu yang Tangguh dari Majelis Latupati Maluku,”ungkap Candra

Sebagaimana pada umumnya, setelah dinyatakan wafat oleh tim dokter, selepas dimandikan jenazah almarhum disholatkan di Masjid As-Syifa RSPAD

Lebih lanjut Candra menjelaskan, bahwa semenjak terdengarnya berita duka tersebut, para pejabat TNI AD maupun purnawirawan TNI serta keluarga almarhum berdatangan untuk bertakziyah dan turut melaksanakan sholat jenazah.

“Selain Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa beserta istri, juga hadir para pejabat teras TNI AD, para mantan Kasad, para purnawirawan Pati TNI untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan agar almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta diterima di sisi-Nya dan Khusnul Khotimah,” ujar Candra.

Dalam kesempatan itu, terlihat Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan istri bertemu dengan keluarga dan kerabat almarhum

“Upacara pemberangkatan jenazah dipimpin langsung oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di halaman Rumah Duka RSPAD, para peserta yang hadir tidak dapat menutupi rasa haru mereka yang sangat mendalam,”tutur Candra

Terlebih saat penghormatan kepada jenazah, tutur Candra, seluruhnya memberikan penghormatan terakhir dengan penuh haru kepada almarhum yang jenazahnya diusung dalam peti berbendera Merah Putih.

“Ini menujukkan betapa tinggi kharisma almarhum dihadapan keluarga, rekan maupun anak buahnya selama ini,”tegas Candra.

Usai upacara pemberangkatan, jenazah almarhum diberangkatkan ke Makassar melalui Bandara Halim Perdanakusuma dengan pesawat Hercules C 130 untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dadi, Makassar.

“Rangkaian acara pemakaman juga telah disiapkan di Makassar,” tambahnya

Chandra menyampaikan, setibanya di Lanud Makassar, jenazah almarhum akan langsung dibawa menuju rumah duka di Jl. Rotan No. 80, Gunung Sari Makassar untuk disholatkan di Masjid Nurul Ilmi Makassar.

Selanjutnya, pemakaman akan dilaksanakan di TPU Dadi, Makassar. Upacara pemakaman akan dipimpin langsung oleh Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman yang akan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dimana pelaksanaannya akan dikordinasikan oleh Garnisun setempat

Meski berdarah Ambon, Jenderal TNI (Purn) George Toisutta dilahirkan di Makassar pada tanggal 1 Juni 1953, saat ini meninggalkan tiga orang anak dari pernikahannya dengan Hj. Nur Alam

Selain dikenal tegas, mantan Kasad almarhum JenderalTNI (Purn) George Toisutta semasa hidupnya, selalu memegang teguh filosofi kerohanian Islam dalam artian semua harus sama. Selain itu, ia juga menyukai tokoh wayang Begawan Bisma yang terkenal jujur dan pemberani

“Latar belakang jabatan dan penugasan almarhum sangat lengkap hingga menjabat menjadi Kasad dari tahun 2009 sampai 2011. Sebelum menjadi Kasad, pada tahun 2009 beliau menjadi Pangkostrad menggantikan Mayjen TNI Erwin Sujono waktu itu,”ujar Candra.

Selain itu, kata Candra, almarhum juga pernah menjabat sebagai Panglima Kodam XVII/Trikora (sekarang Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr) dan Kodam III/Slw. Sebelum menjabat sebagai Panglima Divisi Infantri 1/Kostrad, pernah ditugaskan sebagai Panglima Komando Operasi TNI di Aceh pada tahun 2003

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam, seluruh satuan jajaran TNI Angkatan Darat mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari mulai tanggal 12 hingga 18 Juni 2019 mendatang

“Selamat jalan Sang Bisma Angkatan Darat, sebagai Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi, Darma Bhaktimu tidak hanya tertanam dalam diri setiap prajurit TNI AD, namun juga akan terkenang oleh seluruh rakyat Indonesia, dari Aceh hingga Papua,”tutup Candra. (Fzi)

Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad)