Screenshot_20191006-141238_1-700x400

Masyarakat Balikpapan Padati Lapangan Merdeka, Saksikan Kemeriahan HUT TNI Ke 74 

Balikpapan, radarinvestigasi.com -Ribuan masyarakat memadati lapangan Merdeka Balikpapan menyaksikan puncak peringatan HUT TNI Ke 74 pada Sabtu, 5/10/2019, pagi

Dalam acara puncak peringatan HUT TNI ke 74 ini, masyarakat yang menyaksikan jalannya acara dikejutkan dengan bunyi dentuman keras sebagai penanda dimulainya acara

Screenshot_20191006-121837_1

Kemudian dimeriahkan oleh aksi debus yang merupakan budaya asal Banten yang ditampilkan oleh prajurit dari Brigif 24/BC

Dilanjutkan dengan penampilan tari perang suku dayak oleh para prajurit dari Yonif 614/Raja Pandhita. Penampilan budaya dari dua suku ini menunjukan bahwa kebudayaan dan kearifan lokal di tanah air ini masih terus dilestarikan hingga sekarang

Screenshot_20191006-141132_1-700x400

Tak kalah menarik, penampilan heroik drama dan sendra tari kolosal yang dipersembahkan oleh para prajurit TNI, komunitas sanggar dan sendra tari Balikpapan, ormas Balikpapan, pelajar SMA/SMK Kartika Balikpapan dan seniman lainnya turut memeriahkan puncak acara HUT TNI ke 74 ini

Konsep drama kolosal ini merupakan skenario dari Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Richard Tampubolon yang disutradarai oleh Yudi Valen dari Dewan Kesenian Balikpapan dan peran serta seluruh seniman-seniman dan musisi Balikpapan

Drama kolosal ini cukup membawa emosi yang menyaksikan, untuk kembali mengingat sejarah panjang perjuangan terbentuknya TNI yang diawali dengan berdirinya BKR, kemudian berubah menjadi TKR pada 5 Oktober 1945 dan TRI kemudian menjadi TNI yang diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 3 Juni 1947

Satu momen yang membuat terenyuh dalam satu adegan drama kolosal membawa suasana haru bagi para hadirin yang menyaksikan tatkala adegan seorang istri prajurit yang tengah hamil 9 bulan, menanti suaminya pulang dari tugas, namun ternyata mendapatkan kabar bahwa suaminya gugur di medan tugas

Momen ini bermakna bahwa prajurit TNI siap bertugas dimanapun dan kapanpun meningalkan sanak famili, rela berkorban demi tumpah darah bangsa dan NKRI serta menggambarkan wujud nyata TNI akan selalu profesional dan selalu manunggal bersama rakyat

Disela drama kolosal juga ditampilkan kemampuan handal penjinakan bom dari Tim Jihandak Yonzipur 17/Ananta Dharma, selain itu juga ada penampilan aktraktif lainnya yaitu display drumben yang juga dimainkan oleh prajurit Yonzipur 17/Ananta Dharma

Tak ketinggalan penampilan hebat, tanggon dan trengginas bela diri Militer Klastenik yang di tunjukan para prajurit-prajurit terlatih dari Yonif 614/Raja Pandhita. Klastenik bertitik berat pada kemampuan melatih otot dan mengangkat beban

Tidak hanya itu, acara juga disuguhkan dengan penampilan apik parade dan defile para peserta upacara HUT TNI ke 74, dan parade berbagai kendaraan alutsista yang dimiliki oleh Kodam VI/Mulawarman

Kemeriahan lainnya juga semakin terasa saat perayaan HUT ke-74 TNI ada gelar prosesi sakral pemotongan 74 tumpeng secara kolosal. Tumpeng merupakan nasi yang dibentuk gunung dengan pinggiran berupa lauk pauk yang bermakna mempersembahkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa

Pemotongan dilaksanakan serentak di area utama lapangan merdeka, dipimpin oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto diikuti oleh seluruh pejabat utama dan undangan lainnya

Setelah prosesi selesai, tumpeng langsung diberikan dan dibagikan kepada masyarakat untuk dinikmati secara bersama-sama untuk melambangkan kekompakan dan kedekatan TNI dengan rakyat

Acara dilanjutkan dengan panggung hiburan rakyat dengan menampilkan pedangdut papan atas Zaskia Gotik dan Fitri Carlina sekaligus dirangkai dengan pencabutan nomor undian dan pembagian hadiah doorprize

Sementara itu Kapendam VI/Mlw Kolonel Kavaleri Dino Martino menyampaikan, inti tujuan HUT TNI ke 74 ini merupakan perwujudan peran nyata TNI untuk selalu berbakti pada masyarakat, bangsa dan Negara

“Berbagai kegiatan bhakti sosial, karya bakti hingga bedah rumah bagi masyarakat telah dilakukan. Bedah rumah telah kita lakukan sebanyak 74 rumah bagi warga yang tidak mampu, wujud peran nyata ini akan terus dicetuskan dan dilaksanakan sebagai bakti TNI kepada rakyat,”ujar Dino Martino.

Sumber : Pendam VI/Mulawarman