Kepsul, Radar IT- Kepala Desa Waikafia, Kecamatan Mangoli selatan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara Arisman Umanilo, di laporkan ke Polisi akibat melakukan pemukulan terhadap salah seorang warganya.

Menurut Ratman Ruslan, mengatakan, dirinya saat itu bersama 26 orang warga tengah melakukan aksi protes terkait proses pekerjaan pembangunan gedung pemuda yang diduga hampir sudah 3 bulan aktifitas pekerjaan pembangunan tidak lagi jalan.

Padahal, semestinya pekerjaan itu sudah harus selesai. Karena berdasarkan waktu pelaksanaan hanya 120 hari. Apalagi, pembangunan tersebut menggunakan APBDes 2018 dengan nilai Rp. 500 juta lebih

Nah, dari situlah dirinya bersama sejumlah warga langsung melakukan pemalangan gedung dengan tujuan agar kepala desa bisa membuat pertemuan dengan masyarakat, ungkapnya.

Kami hanya palang di pintu depan bangunan setelah kami langsung pulang setelah itu kepala desa ikut saya di rumah. Kemudian tanpa basa-basih dia langsung pukul saya. Dia juga mengatakan saya sebenarnya sudah lama saya jaga kamu,” katanya.

Sementara Kepala desa, Arisman Umanailo, ketika di temui oleh awak media, Minggu (14/07/2019) di Polres Kepulauan Sula mengakui, bahwa dirinya memang memukul warganya bernama Ratman Ruslan hanya saja, kata kades, sebatas menampar dan hal itu sebagai ajaran buat warganya. aku kades

Dikatakannya, dirinya mengambil langkah itu dikarnakan warganya sebelumnya tidak melakukan koordinasi dengan dirinya seharusnya warganya lapor dulu ke ketua Badan Parmusyaratan Desa (BPD) barula nanti BPD memanggil dirinya untuk buat rapat bersama masyarakatnya. tetapi yang ada tidak begitu mereka langsung melakukan pemalangan, ujar dia.

“Saya pikir mereka mengambil langkah protes sampai-sampai membuat pemalangan itu sudah salah. Kenapa tidak, karena mereka hanya masyarakat bukan sebagai pekerja bangunan tersebut, jadi kenapa harus mereka berani palang,” jelasnya.

Kades juga membantah pernyataan korban yang mengatakan dirinya telah menjaga korban untuk memukul. Kata dia kades pada saat itu dirinya menemui korban dalam keadaan sadar.

” Tidak benar kalau dia katakan bahwa saya menjaga dia sudah lama untuk memukulnya,”Tambah Arisman kades desa Waikafia.

Setalah dari pemeriksaan dari pihak kepolisian dirinya mencoba untuk meminta perdamain. Namun, pihak korban tidak mau membuat perdamain. Korban meminta tetap menindak lanjuti. (Rs)