IMG-20191124-WA0049-700x385

Mengancam Pakai Pisau dan Parang Lelaki ini Dihajar Hingga Babak Belur

Kepsul Radar Investigasi.Com – Nasib naas menimpa warga Desa Jery Kecamatan Mangoli Tengah Kepulauan Sula yang biasa di sapa Daeng, akibat ulahnya ia bersama 2 rekan lainnya babak belur dikeroyok massa akibat mengancam warga Desa Kou dengan pisau dan parang

Peristiwa itu terjadi pada, minggu (24/11/2019) sekira pukul 2 siang. Awalnya, pemilik sapi Jabir Kaunar mendapat informasi bahwa sapinya yang hilang dijual di Desa Jeri, Kecamatan Mangoli Tengah. Mendapat informasi itu, dia langsung menuju ke Desa Jeri. Benar saja, sapi miliknya ada didalam kandang milik tiga penada tersebut.

Menurutnya, hewan ternak miliknya itu dikenali melalui beberapa tanda ditubuhnya termasuk salah satu kakinya cacat. Jabir lantas meminta ketiga pembeli yang tersebut agar membawa balik sapi ke desanya dengan tujuan meminta warga yang mencuri mengakuinya.

Sayangnya saat sampai di kantor Desa ketiga orang yang sangkakan penada itu, tidak mengakui siapa yang menjual hewan milik Jabir. Suasana makin memanas, karena mereka tidak mau mengakui siapa warga yang mencuri dan menjual hewan ternaknya kepada ketiganya. Jabir bersama warga terus memintanya untuk mengakui, hanya saja ketiganya tetap saja tutup mulut.

Namun , ketiga yang dituding penada itu lantas mencabut pisau dan parang yang disimpanya dipinggang sambil menggertak warga. Melihat itu, sebagian wargapun langsung lari menjauh. Sementara warga yang merasa terancam langsung berusaha mengamankan pisau dari tangan ketiganya. Warga yang sudah terlanjur emosi lalu ramai-ramai mengahajar ketiganya.

”Karena kejadian pencurian sapi ini sudah ratusan kali di desa kita dan setahun terakhir ini sudah lebih dari 20 sapi milik warga yang hilang, ” kata Maradona Duwila warga Desa Kou.

Maradona juga meminta, kepada kepolisian agar mengusut kasus pencurian ternak warga yang terus terjadi berulang kali. ”Kita minta polisi bisa selidiki ini lebih jauh karena warga resah, ”harap maradona.

Sementara ketiganya langsung diamankan oleh Babinsa Kou, Sersan Baharudin Duwila sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Mangoli Timur. Sementara pelaku pencurian masih diburuh petugas. (Rs)