MEDAN, radarinvestigasi.com – Jelang HUT RI ke-74 Gubernur Sumatera Utara Edi Rahma Dyadi menyempatkan diri bersilahturahmi pada sejumlah tokoh Pejuang Nasional yang ada di Kota Medan dan ketepatan juga ulang tahun Vetaran yang jatuh pada 10 Agustus 2019, Minggu, (11/8/2019).

Turut hadir dalam acara ini, terdiri dari Veteran, keluarga para perintis/pejuang kemerdekaan, dan organisasi pejuang Sumu, Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina. unsur Forkopimda Sumut, OPD Pemprov, mewakili DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda.

Dalam sambutan Gubernur, menyampaikan keinginanya agar ada produksi film-film baru tentang perjuangan kemerdekaan, khususnya perjuangan para pejuang Sumut.

“Saat melihat film pendek yang diproduksi oleh LVRI Sumut, saya dan Pangdam terpikir agar dibuat film-film baru tentang pejuang Sumut,” ucapnya.

Mengenai hal ini, dirinya kemudian meminta agar Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumut agar mempersiapkan skenario yang bagus dan menarik. Pemprov Sumut, katanya, akan membantu anggaran produksi pembuatan film.

Menurut Edi Nantinya bisa disaksikan oleh anak-anak cucu kita sejarah perjuangan ini. Jangan sampai generasi kita buta sejarah, lewat film ini salah satu usahanya,” tutur Edy Rahmayadi.

Selanjutnya, Edy Rahmayadi juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para Veteran yang telah memperjuangkan kemerdaan RI. Tak hanya itu, permintaan maaf juga Gubernur sampaikan karena merasa belum bisa membahagiakan dan menyejahterakan para veteran yang sudah dianggapnya seperti orang tua.

“Saya minta maaf, atas nama Gubernur Sumut.Saya belum bisa membahagiakan ayahanda dan bunda saya. Berikan kami masukan yang benar dan teruslah doakan kami dalam membenahi Sumut yang kita cintai ini,” katanya.

Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprov Sumut Muhammad Yusuf selaku Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa agenda tahunan yang dilaksanakan menjelang perayaan Kemerdaan RI ini mengundang 3 ibu keluarga perintis dan 500 pejuang kemerdekaan, serta kurang lebih 1000 undangan lainnya.

Sebagai bentuk penghargaan, kata Yusuf, Gubernur menyerahkan tali asih berupa uang, paket dan bingkisan kepada keluarga dan pejuang. Secara pribadi, Gubernur juga menyerahkan tiga sapi untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha, Minggu (11/8), dan untuk dibagikan kepada para pejuang dan keluarga yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Pemprov Sumut melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Sumatera Utara ( BPPRDSU) juga akan memberikan pembebasan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermoror dengan ketentuan; diberikan kepada veteran yakni sampai pada generasi pertama, diberikan kepada pahlawan nasional sampai pada generasi pertama, dan penerima tanda kehormatan dari Presiden RI yang berdomisili di Sumut.

Sebelumnya, Ketua LVRI Sumut Alauddin mengucapkan terima kasih atas acara silaturahmi yang diselenggarakan hari ini. Katanya, acara silaturahmi yang dibalut dalam suasana kekeluargaan dan penuh khidmat ini, merupakan anugerah terindah. Apalagi, juga dirangkai dengan peringatan Hari Veteran Nasional di hari yang sama.

Acara diawali dengan menyantap sajian dan acara hiburan. Dilanjutkan dengan menyaksikan film pendek yang diproduksi oleh LVRI Sumut tentang perjuangan Ismail Abdul Wahab, pejuang kemerdekaan Asahan melawan Belanda. Sembari berbincang-bincang dan menyapa tamu, Gubernur juga melayani dengan ramah permintaan berfoto bersama.(SZ)