Miris, Pj Kades Kawata Ajak Warga Tolak Penyelengara Pemilu

Kepsul Radar Investigasi – Pejabat (Pj) Kepala Desa Kawata, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Masidin Umasugi, menolak serta mengajak masyarakat untuk tidak ikut calon angota peyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) di tingkat Desa, Senin (17/2/2020).

Hal ini tentunya sangat miris, sebab penolakan tersebut disampaikan oleh Pj. Kades kawata, dan sudah tentu bahwa Pj. Kades telah menolak proses demokrasi yang sedang berjalan di Indonesi yaitu Pemilihan umum. apalagi saat ini, dirinya sebagi pejabat ditingkat Desa.

Dalam penolakan tersebut dismapikan oleh Ketua Pemuda Sahdir Makian, yang mewakili Pj. Kades Masidin Umasugi dalam remakam Vidio yang berdurasI 2 menit lebih.

Vidio tersebut Pj. Kades Kawata, menyampaikan tidak ada satupun masyarakat Desa kawata yang akan mendaftarkan dirinya sebagai PPK Panwas Desa serta PPS serta KPPS di desa kawata.

“Atas nama Pj Kedes menyampaikan tidak ada satu pun masyarakat Desa Kawata yang akan mendaftarkan diri sebagai pelaksana Pilakada tingkat Kecamatan, tingkat desa mulai dari Panwas sampai ke PPS, KPPS,” ujar Ketua Pemuda mewakili Pj Kades. Sambari berkata, Ini adalah yang di sampaikan langsung oleh pejabat kepala Desa Kawata.

Dia juga bilang dalam perekrutan anggota Panwascam serta PPL, PPK yang di buka oleh Bawaslu dan KPU Kepsul bebepara mingggu lalau. Tidak ada satupun masyarakat Desa Kawata yang lolos sebagai peserta Panwascam dan PPK.

“Dari perekrutan di 12 Kecamatan di Kepsul. Tidak ada satu pun dari Desa Kawata, yang lolos sebagai peyelenggara pemilu baik Panwascam maupun PPK di Kecamatan Mangoli Utara Timur,” ungakapnya.

Untuk itu lanjutnya, pada perekrutan PPK oleh KPU Kespul Kecamatan Mangoli Utara Timur yang diikuti 5 orang utusan dari desa kawata namun tadak ada yang lolos seleksi penyelenggara pemilu.

“Dari hasil wawancara tidak ada yang mewakili desa kawata untuk PPK mangoli Utara Timur. lanjut dia padahal Desa Kawata adalah Desa yang jumlah penduduk yang begitu besar serta jumlah penduduk yang begitu banyak di Kecamatan Mangoli Utara Timur” tutupnya (R)