IMG-20191029-WA0041-700x390

Nasib Guru Kontrak Dan Honor Daerah Kepsul, Terancam Dipecat

Kepsul Radar IT- Nasib tenaga pengajar yang berstatus Guru kontrak dan Guru Honor Daerah, yang direkrut oleh Pemda Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Pendidikan Nasional beberepa Bulan lalu terncam akan di berhetikan jika tidak melaksanakan tugas.

Hal ini, disamapaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional, Kepulauan Sula, Ishak Umamit, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/10/2019) mengatakan, tenga pengajar seperti Guru Kontrak dan Honda yang direkrut bulan lalu terus diawasi oleh Diknas. Apabila, mereka tidak melaksanakan tugas selama satu bulan, maka yang bersangkutan namanya akan dihapus dari daftar Diknas.

“Kalau kita temui Guru kontrak maupun Guru honda yang tidak melaksanakan tugas kita lansung pecat,” tegas Ishak.

“Beberapa hari lalu staf Diknas lansung turun ke masing-masing tempat tugas untuk membayar gaji mereka di lokasi tugas”, tambah Ishak.

Lanjutnya ketegasan ini bukan hanya berlaku pada Guru Honda maupun Guru kontrak akan tetapi ketegasan ini juga berlaku pada Guru Pegawai Negeri Sipil. Namun, sanksi yang diberikan oleh Diknas ke Guru PNS berbeda dengan Guru Honda dan kontrak.

“Kalau Guru PNS sanksinya kita akan tahan gaji mereka, karena itu sudah diatur oleh Pemerintah dan aturan baru Diknas Kepsul yang menjalankan,” kata Ishak Umamit.

“Sanksi Guru PNS yang tidak melaksanakan tugas, sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010. Dan aturan ini telah dijalankan oleh Diknas Kepsul sendiri”, tutup Ishak. (Rs)