2019-10-08_21-31-11-510

Oknum Guru SDN 7 Namlea Diduga Menjual Buku Dana BOS

Namlea, Radar IT – Sejumlah orang tua siswa SDN 7 Namlea mengeluhkan adanya penjualan buku pelajaran disetiap tahun ajaran barunya.

Hal ini dianggap sangat memberatkan orangtua siswa apalagi buku yang harus dibeli Itu harganya cukup mahal,

“Buku yang di beli seharga 25.000 rupiah,
dan buku Tema tiga dana BOS seharga 50.000 rupiah, dari seorang guru SD Negeri 7 Namlea, Kabupaten Buru, kata salah seorang orang tua murid yang minta namanya tidak di mediakan.

Menanggapi itu, Ama Kaisupi kepsek SDN 7 Namlea membantah dan kaget dan menurutnya, tidak ada kewajiban orang tua murid untuk membeli buku atas rekomendasi pihak sekolah, apalagi jika sampai bukunya sudah disiapkan pihak sekolah.

“Untuk pembelian buku pelajaran, sekolah sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS), ungkapnya.
Senin (07-10-2019)

Ama Kaisupi mengaku Sesuai peraturan, pengadaan buku untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di Sekolah sudah ditanggung pemerintah melalui dana BOS. 20 persen dari dana BOS itu khusus untuk pengadaan buku.

Kepsek SDN 7 Namlea juga
menambahkan bahwa sekolah tidak pernah menjual buku ,apalagi buku bantuan dana BOS, biasanya buku yang di jual hanya buku tuntunan sholat dan berdoa, seharga 25.000 rupiah,
itupun bukan dari pihak sekolah yang menjual, dan tidak ada paksaan untuk membelinya, ujarnya.

Setelah ini Kata kepsek, saya akan tanyakan ke guru guru karena penjualan
buku dana BOS sebesar 50.000 rupiah
yang dimaksud tidak saya ketahui, pungkasnya.

Penulis: Adam,s