IMG-20191016-WA0014

Orang Tua Pasien Tumor Ganas Berterima kasih Pada Bupati dan Dinkes Kepsul

Kepsul Radar IT- Orang tua pasien penyakit tumor ganas asal Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Janiba Masuku mengucapkan terima kasih kepada Bupati Hendrata Thes beserta Dinas Kesehatan yang telah membantu Syarif Umasangaji (23) selama pengobatan di Ternate.

Sebelumnya, Syarif dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana. Hanya saja, kondisi Syarif semakin hari semakin parah. Atas permintaan RSUD Sanana, Syarif harus di bawa ke Ternate agar mendapat perawatan lebih baik. Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Bupati maupun Dinas Kesehatan meminta langsung kepada pihak keluarga agar Syarif di bawa ke Ternate.

Atas permintaan itu, keluarga Syarif kemudian meyetujui permintaan tersebut. Akhirnya Syarif ke Ternate dan dirawat di RSUD Ternate. Anak muda yang menderita penyakit ganas ini adalah pasien yang menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Tetapi, mulai berangkat dari Sanana ke Ternate, biayanya dibantu oleh Pemkab.

“Saya sangat berterima kasih kepada pak Ifan (Kepala Dinas Kesehatan Kepsul). Pak Ifan yang membantu kami mulai dari berangkat sampai balik lagi ke Sanana,” ucap Ibunya Syarif, Janiba Masuku saat ditemui wartawan di RSUD Sanana, Selasa (15/10/2019).

Janiba menuturkan, mulai dari tiket kapal, tempat tinggal selama di Ternate dan uang saku ditanggung oleh pemerintah melalui Irfan Pora. Ibu tujuh orang anak ini sebut, mereka sangat diperhatikan selama pengobatan di Ternate. Setiap saat, Irfan Pora datang menjenguk mereka.

“Iya, kami difasilitasi selama pengobatan. Pak Irfan sangat peduli. Kalau pun Pak Irfan tidak berkesempatan datang menjenguk, pasti di telepon menanyakan kabar Syarif,” tuturnya.

Jadi, lanjutnya, mereka berada di Ternate selama sebulan lebih. Mereka rutin melakukan pengobatan sesuai jadwal yang ditentukan oleh pihak RSUD. Namun, lantaran penyakit yang dialami anaknya itu cukup parah, makanya harus dilakukan kemo terapi.

“Syarif sudah tiga kali melakukan kemo terapi. Tetapi Syarif sudah tidak mampu akan rasa sakit yang dialaminya. Anak saya meminta agar dipulangkan ke kampung meski penyakit belum sembuh. Kami tidak bisa menahan akan permintaannya,” ungkap ibu berusia kurang lebih 60 tahun itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kepsul, M. Irfan Pora mengatakan, untuk biaya pengobatan dibebankan kepada pihak BPJS. Pemkab membantu menyediakan kebutuhan hidup keluarga (pendamping) selama berobat di Ternate, termasuk transportasi Sanana-Ternate. “Iya, kami bantu biaya kebutuhan hidup selama di Ternate, termasuk transportasi dari Sanana ke Ternate, maupun dari Ternate ke Sanana,” katanya.

Irfan menyampaikan, sebenarnya masih dilakukan kemo terapi yang ke emapt kali. Karena sesuai keterangan yang mereka dapat dari pihak RSUD Ternate ini, kemo yang empat kali inilah yang nantinya bisa mengetahui hasil dari penyakit tersebut. “Tetapi, kami tidak bisa menahan mereka, karena keinginan langsung dari Syarif yang disampaikan oleh keluarga mereka kepada kita. Jadi kita hanya fasilitasi agar mereka balik lagi ke Sanana,” ujarnya.

Sekedar diketahui, dari pantauan media ini di RSUD Sanana, Syarif sedang terbaring di atas tempat tidurnya di ruangan Unit Gawat Darurat. Dia ditemani ibu dan kakaknya. Kondisi badannya cukup kurus. Saat ditemui, Syarif sedang ketiduran. Kondisinya masih begitu lemas.(RS)