2019-10-09_23-25-58-661-750x400

Pasangan Selingkuh Yang Kepergok Sedang Anu ini, Ternyata Oknum ASN Kepsul

Kepulauan Sula, Radar IT – Sepandai pandainya tupai melompat pada suatu ketika akhirnya jatuh jua ke tanah. Pepatah ini cocok untuk dua insan yang mabuk tengah asmara ini yakni, (NS dan (AS) yang ke duanya adalah ASN di Lingkup Pemda Kepsul.

Hubungan terlarang yang sudah lama berlangsung ini, akhirnya terbongkar setelah kepergok oleh suami NS saat mereka sedang asik berhubungan intim seperti layaknya suami istri didalam kamar di salah satu rumah yang terdapat di Desa Waihama Kecamatan Sanana.

NS dan selingkuhan yang sama sama ASN ini tidak bisa berbuat apa apa saat kepergok oleh suaminya didalam kamar berdua duaan.

Menuru Jailan suami NS, pukul 09 pagi, Rabu (9/10/2019) dirinya mendapat informasi dari pemilik rumah di Desa Waihama, Kecamatan Sanana bahwa istrinya (NS) sedang bersama dengan lelaki selingkuhannya.

“Waktu dapat informasi, saya langsung membawa saudara temani menuju ke rumah tersebut. Pas sampai di depan kamar, saya langsung menendang pintu. Di dalam istiri saya sedang bersama selingkuhannya,” kata Jailan kepada wartawan.

“Posisi istri saya di atas dan AS di bawah,” tambah dia.

Jailan mengaku bahwa hubungan terlarang yang dijalani istrinya sudah dicurigai cukup lama. Kecurigaan ini mulai dari 2010 silam, namun baru kali ini dia sendiri yang membuktikan sendiri perlakuan istrinya saat di luar rumah.

“Saya sudah curiga cukup lama, kali ini saya buktikan sendiri,” ucap Jailan dengan wajah yang begitu kecewa.

Kedua pasangan itu langsung digiring ke Polres Kepsul. Perkara perselingkuhan tersebut resmi dilaporkan berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/118/X/2019/PMU/SPKT Res.Sua.

“Saya berharap polisi dapat memberikan sanksi sebagaimana aturan yang berlaku biar jadi efek jerah bagi yang lain,” harap Jailan.

Terpisah, Brigpol Hasan Duwila saat ditemui wartawan di ruangan SPKT Polres Kepsul mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari pihak yang bersangkutan sejak pukul 09 pagi kemarin. Besok (hari ini, Red) baru dari SKPT menyerahkan ke bagian Reskrim.

“Pa Jailan yang datang buat laporan. Nanti kami dari SPKT serahkan ke Reskrim dan Unit PPA. Untuk informasi lebih jelas nanti ditanya ketika kami sudah serahkan ke Reskrim dan Unit PPA,” katanya (RS).