Screenshot_20191017-224128_1_1-700x400

Pasca Kerusuhan, Prajurit TNI Segera Perbaiki Rumah Warga Yang Rusak

Balikpapan, radarinvestigasi.com – Pasca kerusuhan yang terjadi di Pelabuhan Speed dan Klotok di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Rabu, 16/10/2019 siang, yang berujung dengan pembakaran loket pejualan tiket dan sejumlah bangunan milik warga, menyisakan kesedihan mendalam bagi warga yang menjadi korban yang saat ini berada di tempat pengungsian sementara

Screenshot_20191017-224403_1-700x400

Diduga kerusuhan tersebut terjadi akibat adanya perkelahian sebelumnya yang menewaskan 1 orang pelajar di salah satu SMK di Kabupaten PPU

Saat ini pihak TNI melakukan pendataan di lokasi kejadian serta meninjau langsung korban pengrusakan di tempat pengungsian untuk memberikan dukungan moril

Screenshot_20191017-224307_1-700x400

Guna membantu korban, Kodam VI/Mlw menerjunkan sebanyak 1 SSK Yonzipur 17/AD dan 1 SSK Yonkav 13/Lembuswana ke lokasi kejadian dengan didampingi personel dari Kodim 0913/PPU dan warga pada hari Kamis,(17/10)

Ditahap awal perbersihan puing-puing sisa kebakaran langsung dilakukan oleh prajurit TNI dan warga yang dipimpin langsung oleh Dandim 0913/PPU Letkol Inf Mahmud

“Bangunan-bangunan yang rusak akibat kerusuhan kemarin, kami data dan akan segera diperbaiki kembali, mulai dari fasilitas umum seperti sekolah, jalan, maupun perkantoran tak terkecuali bangunan milik warga,” ujar Dandim

“Selain kegiatan karya bakti, para prajurit tetap disiagakan ditempat-tempat strategis untuk menyekat kemungkinan masuknya masyarakat dari luar ke daerah PPU yang dapat menimbulkan konflik baru,”tambahnya

Sementara itu Kapendam VI/Mlw Kolonel Kav Dino Martino menjelaskan, pasca terjadinya kerusuhan, prajurit TNI – Polri yang diterjunkan ke lokasi masih tetap disiagakan, sampai kondisi wilayah PPU benar-benar kondusif

“Di lokasi kejadian para prajurit diberikan kepercayaan membantu masyarakat setempat untuk melaksanakan pembersihan sisa-sisa kerusuhan, bangunan yang rusak akan didata dan segera diperbaiki kembali oleh TNI – Polri. Tentunya, berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten PPU.” ujar Dino Martino

Sumber : Pendam VI/Mlw