IMG-20191010-WA0016-750x400

PBS Undana Juara I Debat Ilmiah, Tumbangkan FH Unwira

Kupang, Radar IT – Tim Pendidikan Bahasa dan Seni (PBS) Undana Kupang, berhasil menuntaskan lomba debat ilmiah dalam gelaran kegiatan Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) 4 Universitas Widya Mandira (Unwira)Kupang, pada Rabu 9 Oktober 2019 di Aula Informatika Unwira Kupang.

IMG_20191010_190849-750x400
Tim FH Unwira Kupang

Pada babak final tersebut, tim PBS Undana berhadapan dengan tim dari Fakultas Hukum Unwira dengan topik debat ‘Urgensitas PERPU dalam Revisi UU KPK’, tim PBS Undana sebagai pihak yang pro terhadap PERPU sementara tim FH bertindak sebagai tim kontra.

Ketua Panitia PISMA 4, Antonius Kutiom yang ditemui disela-sela perlombaan mengatakan bahwa lomba debat ilmiah tersebut sudah melalui beberapa tahapan dengan topik debat yang berbeda dalam setiap babak perlombaan.

“Lomba debat sudah melalui babak penyisihan, babak 8 besar dan babak semifinal dengan tema yang berbeda”, jelas Antonius.

Diakhir lomba, dewan juri yang terdiri atas 4 orang memutuskan pemenang dalam debat ilmiah tersebut diraih oleh tim PBS Undana. Dari 4 orang dewan juri, 2 orang juri memberikan penilaian dengan keunggulan poin tim PBS Undana, penilaian 1 orang juri lainnya, FH Unwira Kupang unggul atas PBS Undana dan juri terakhir memberikan nilai berimbang untuk kedua tim.

Robinson Patu Nunju Nau, SH, salah satu juri pada lomba debat ilmiah tersebut mengatakan bahwa sebagai dewan juri mereka kesulitan dalam memberikan penilaian karena FH Unwira Kupang sudah menunjukkan penampilan yang sangat maksimal sesuai bidang ilmu yang mereka tekuni, namun PBS Undana yang bukan basicnya dibidang hukum mampu mempertahankan argumentasi yang mereka bangun.

” Dari pemahaman yuridis kedua tim sebenarnya sangat berimbang, namun dalam penilaian tentunya ada kriteria-kriteria lainnya yang turut dinilai”, jelas Robinson.

Dirinya menjelaskan bahwa penguasaan materi kedua tim sangat baik, dan kalaupun mereka diperhadapkan dalam lomba debat ilmiah tingkat nasional, kedua tim tidak akan kalah bersaing dari tim-tim dari Provinsi lain.

“Dari pengalaman saya mengikuti debat dibeberapa tempat diluar, saya tidak meragukan kemampuan kedua tim jika hari ini mereka diikutkan dalam lomba debat nasional. Mereka tidak akan kalah bersaing”, ujar Robinson.

Robinson juga mengapresiasi seluruh mahasiswa Unwira yang bekerja keras dalam melaksanakan PISMA 4, yang merupakan kegiatan kemahasiswaan terbesar di NTT. Dirinya juga berharap Perguruan Tinggi lainya dapat mencontoh apa yang sudah dibuat oleh Unwira Kupang.

” PISMA merupakan kegiatan yang besar. Saya sudah 2 kali ikut kegiatan ini dan saya harap Perguruan Tinggi lain di NTT baik negeri maupun swasta dapat mencontoh kegiatan PISMA ini”, tambah Robinson.

Selain itu, dirinya berharap prestasi yang diraih oleh tim-tim debat ilmiah yang lolos ke babak final perlu godok lagi agar kedepannya menghadirkan debitor-debitor hebat di NTT.

Sementara itu, Yelindri Juana M. Taousu, salah satu peserta lomba debat dari tim PBS Undana yang keluar sebagai juara I, menyampaikan bahwa persiapan yang mereka lakukan kurang maksimal karena berbagai kesibukan, lalu dalam persiapan materi debat biasanya tidak sampai 1 hari.

“Kita persiapan tidak sampai 3 minggu juga karena kuliah dan kegiatan di organisasi. Lalu untuk persiapan materi, mosinya biasa diberikan 1 hari sebelum lomba atau sorenya mau lomba siang kita terima mosi, jadi persiapan materi kadang tidak sampai 5 jam”, Jelas Ilin sapaan akrabnya.

Terkait gelar juara yang diraih, Ilin yang didampingi oleh kedua patnernya Melita Encik dan Soya Fransiska Henuk, mengatakan bahwa kemenangan tersebut merupakan suatu mujizat karena lawan yang mereka hadapi sangat kuat dalam membangun argumen.

” Kami pesimis untuk juara 1 karena tim lawan sangat kuat, namun ini adalah mujizat dan kami tentunya bersyukur karena segala usaha tanpa mengandalkan Tuhan akan sia-sia “, pungkas Bendahara BEM FKIP Undana itu.

Selain tim PBS Undana dan tim FH Unwira Kupang yang meraih juara I dan juara II, pada posisi juara III diraih oleh tim Filsafat A Unwira Kupang.

Sementara untuk lomba tarian kreasi, tim Politeknik Negeri Kupang menyabet Juara I, Juara II diraih tim Sendratasik Unwira Kupang dan Juara III diamankan oleh tim Universitas Timor.