IMG-20200202-WA0023-700x400

Peduli Lingkungan, Komunitas Potret Basmi Sampah di Bukit Cinta

KUPAANG, RADAR INVESTIGASI.COM – Sejumlah Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana yang tergabung dalam Komunitas Potret melakukan aksi pungut sampah di Bukit Cinta, Penfui Kupang, Sabtu (01/2/2020).

Bukit Cinta menjadi salah satu lokasi yang kerap dikunjungi warga Kota Kupang. Tidak hanya untuk bersantai dan menikmati keindahan tempat tersebut, namun ada yang lebih buruk, tempat tersebut dijadikan tempat membuang sampah.

Kebiasaan masyarakat Kota Kupang membuang sampah di sembarangan tempat masih menjadi persoalan yang belum dapat teratasi.

Sebagai wujud cinta akan lingkungan serta demi kenyamanan bagi para pengguna jalan, Komunitas Potret melakukan aksi turun ke jalan membasmi sampah yang berserakan dipinggir jalan. Aksi tersebut juga sebagai ajakan bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Ketika ditemui media, Koordinator Kegiatan Agustinus Karius Yosi mengatakan, melalui kegiatan tersebut pihaknya berharap dapat membuka kesadaran masyarakat terutama kaum muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satunya adalah tidak membuang sampah sembarangan.

” Saya berharap , kegiatan yang kami laksanakan ini,dapat menggugah kesadaran masyarakat,terutama kaum muda untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan peduli lingkungan.salah satunya tidak membuang sampah sembarangan,dan harus peka dengan keadaan lingkungan sekitar”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Karius mengatakan, kaum muda harus aktif menjaga lingkungan tempat tinggal dari kerusakan. Selain itu, sampah yang berserakan akan menggangu pemandangan dan berakibat buruk terhadap kesehatan.

“sampah yang di buang sembarangan,selain merusak lingkungan juga sangat mengganggu pemandangan serta menimbulkan bau tak sedap saat kita melewati daerah tersebut”, tutur Karius.

Lanjutnya, saat ini minimnya kepedulian terhadap sampah sehingga sehingga banyak yang membuang sampah tidak pada TPS namun di pinggir-pinggir jalan. sehingga mereka bergerak cepat untuk. lebih mempermudah petugas kebersihan kota dalam proses pengangkutan.

“Kami telah bersih tuntas.karena yang kami lihat selama ini ada beberapa kaum yang peduli sampah di tempat ini,hanya melaksanakan pungut sampah dan dikumpulkan di tempat ini,tetapi tidak diangkut ke TPS(Tempat Pembuangan Sementara).Ini Supaya lebih memudahkan pegawai Kebersihan Kota dalam proses pengangkutan.” ungkapnya.

Salah satu anggota Komunitas Potret, Elisa Vanti yang hadir dalam aksi tersebut menuturkan, sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat, penting untuk memberikan contoh yang baik terutama dalam membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya dari sampah yang dibuang di sembarang tempat.

“Ini adalah bentuk tindakan nyata kami sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat untuk membangun perhatian serta kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan karena “Dibalik badan yang sehat, ada lingkungan yang bersih” tutupnya. (YH)