IMG-20191124-WA0052-700x385

Pembangunan Drainase Kota Weda Terhalang Gambar

Halteng, Radar Investigasi – Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber bahwa pembangunan pekerjaan drainase Kota Weda yang dikabarkan menelan anggaran APBD Halteng senilai Rp 3,4 milyar itu terhalang gambar sehingga dua titik galian yang melintasi jalan depan mushollah RSUD Weda dan persimpangan lampu merah Kota Weda terhenti disebabkan tidak memiliki gambar alias diluar RAB.

IMG-20191124-WA0053-700x385

Selain itu, proyek drainase milyaran rupiah itu juga belum terpampang identitas proyek. Padahal, tahapan galian pekerjaan sudah dilakukan menggunakan alat berat (exavator),” sorot Rosihan Anwar yang juga anggota pengurus DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Halmahera Tengah ini Minggu, (25/11/2019) sore tadi.

Rosihan menilai galian pekerjaan drainase milyaran rupiah ini telah menghalangi akses transportasi warga masyarakat terutama pengguna jalan yang menggunakan kendaraan. Mestinya, pekerjaan yang melintasi jalan raya perlu diutamakan karena berbicara soal akses warga masyarakat,” tegasnya.

Lebih bingung lagi kata Rosihan, kontraktor yang mengerjakan drainase itu belum diketahui oleh masyarakat karena belum terpampang identitas proyek di lokasi pekerjaan, sampai pekerjaan ini dihentikan sementara.

Pantauan awak media pekerjaan drainase itu digali menggunakan alat berat oleh pihak kontrakan. Namun, hingga kini belum ada kelanjutan pekerjaan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber bahwa galian pekerjaan drainase yang sudah digali itu tidak memiliki gambar pada pekerjaan proyek drainase yang dikerjakan.

“Galian yang sudah digali itu, dikabarkan tambahan pekerjaan yang bersifat kebijakan,” ungkap sumber sehingga dihentikan karena didalam RAB tidak ada. (Ode)