Pembangunan Kantor UPB BWS Kalimantan III Diduga Molor

Samarinda,radarinvestigasi.com – Pembangunan Kantor UPB BWS Kalimantan III Jalan Stadion Utama Kaltim Simpang Pasir Palaran Kota Samarinda, diduga sudah melewati batas waktu yang tertuang didalam kontrak alias Molor dan diduga dinas terkait dinilai tidak profisional dalam menjalankan tugas dan kurang pengawasan

Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Reformasi Indonesia (PWRI) Kaltim Anton Sujarwo kepada radarinvestigasi.com di samarinda 16/3/2020

Screenshot_20200317-122523_1-700x400
Photo: Anton Sujarwo, Ketua PWRI Kaltim

Menurutnya ini bisa terlihat dari berita acara hasil pelelangan nomor: KU.03.01/POKJA-ULP-DOISP2-SATKER-OP-SDA-K.III/74/IV/2019, dengan waktu pelaksana 270 (hari kalender), terhitung dari tanggal 18 April 2019 s/d 17 Desember 2019

“Pelaksana proyek adalah PT VERBECK MEGA PERKASA dengan Sumber Dana yang berasal dari LOAN IBRD DAN LOAN AIIB Tahun Anggaran : 2019
HPS: Rp 7.000.000.000,00 (TUJUH MILIAR RUPIAH) dengan harga terkoreksi Rp. 5.600.137.000,00 – (Lima Miliar Enam Ratus Juta Seratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Rupiah),”jelasnya

Screenshot_20200317-132420_1-700x400

Berdasarkan hasil informasi, pengumpulan data dari lapangan lanjut Anton, Pembangunan Peningkatan Kantor UPB BWS Kalimantan III Kota Samarinda, Terkesan lambat dan sampai saat ini masih dikerjakan, sementara waktu adindum sampai tanggal 17 Febuari 2020 sudah habis dan diduga semua pekerjaannya disubkontrakkan mulai dari tiang pancang, pembesian dan beton, dan hal tersebut tidak sesuai dengan kontrak,”ungkapnya

Tim PWRI tambah Anton, beberapa kali mencoba untuk menemui PUAD selaku Pejabat Pembuat Komitmem dan Sdr H. KALPIN NUR,ST.MM selaku Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA dikantor Balai Wilayah Sungai Kalimantan III namun selalu tidak ditempat

“Merasa kesulitan untuk mendapat keterangan dari pihak yang bersangkutan, lalu tim PWRI melayangkan sepucuk surat dengan Nomor : 141/KK/DPD PWRI/KT/SMD/II/2020 Tanggal 30 Febuari 2020 tentang Informasi/Klarifikasi terkait pembangunan peningkatan kantor UPB BWS Kalimantan III Kota Samarinda Tahun 2019,”tambahnya

Adapun jawaban surat kami jelas Anton, sebagai berikut:  Peningkatan kantor UPB BWS Kalimantan III Kota Samarinda saat ini dalam proses pembangunannya masih sesui dengan jadwal

Pelaksanaan pekerjaan yang disampaikan oleh kontraktor pelaksana,dengan progres kemajuan pekerjaan peningkatan kantor UPB BWS Kalimantan III Kota Samarinda adalah sebesar 80,66% dan realisasi pembayaran yang telah dilakukan adalah sebesar 50% pada Tahun Anggaran 2019

Item pekerjaan mayor pada peningkatan kantor UPB BWS Kalimantan III tetap dilakukan oleh kontraktor PT. Verbeck Mega Perkasa

Pekerjaan yang disubkonkan harus melalui persetujuan oleh PPK Operasi Pemeliharaan SDA III, dan sampai saat ini PT. Verbeck Mega Perkasa masih sebagai penanggung jawab penuh terhadap pekerjaan tersebut karena memang tidak ada surat penyampaian terhadap kegiatan yang disubkonkan

Waktu pelaksanaan kegiatan tersebut sesui dengan Surat Perjanjian HK.02.03/SATKER-OP-SDA-K.III/OP-SDA-III/98.1/V/2019 adalah 270 [Dua Ratus Tujuh Puluh Hari] Kalender dan berakhir pada 20 Febuari 2020, dan telah dilakukan perpanjangan waktu sesuai dengan addindun ke II No. HK.02.03/SATKER-OP-SDA-K.III/OP-SDA-III/4/1/2020. Tanggal 6 Januari 2020

Mengingat sumber dana kegiatan peningkatan kantor UPB BWS Kalimantan III berasal dari bantuan luar negeri {Loan}, maka pelaksanaan kegiatan tidak terpaku pada tahun anggaran yang ada

Pelaksanaan kegiatan peningkatan kantor UPB BWS Kalimantan III Kota Samarinda selaku pendamping oleh Konsultan Supervisi CV. Karya Pratama Consultant dan pengawas lapangan OP SDA III

Kontraktor Pelaksana PT. verbeck Vega Perkasa merupakan pemenang dalam prosestender yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Balai Wilayah Sungai Kalimantan III yang sesuai prosudur melalui tahapan proses lelang

Kegiatan peningkatan kantor UPB BWS Kalimantan III Kota Samarinda telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Jika ada informasi yang kami sampaikan masih dirasa kurang jelas maka kami persilahkan untuk datang ke kantor Balai Wilayah Sungai Kalimantan III.

“Demikian balasan surat kami, namun sampai saat ini kami belum mendapat penjelsan dari Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III di Samarinda dan
Kasie OP Balai Wilayah Sunga tentang beberapa hal,” tutup Anton. (Ar)