PhotoPictureResizer_200325_203220636-700x400

Pemda Buru Pesan Alat kesehatan, Demi mencegah virus corana

Namlea,radarinvestigasi.com– Dalam dialog khusus dengan Wartawan, di ruang kerjanya Juru bicara Tim Gugus Covid 19 Kabupaten Buru,Yuliani Rahim SKM.,M,Kes. Menuturkan, berbagai persiapan Pemda Buru lewat Tim Gugus Penanggulangan Covid 19, dalam menyiapkan berbagai sarana dan prasana penunjang, 26/03/2020.

Menurut Yuliani, sampai saat ini belum ditemukan hasil positif dari kasus yang terkait Covid 19 di Kabupaten Buru, bahwa selama ini tim masih terus memantau orang orang yang masih terindikasi ODP dan melalui berbagai syarat, tahapan sebelum adanya penetapan ODP pada orang orang yang baru datang dari daerah terjangkit.

PhotoPictureResizer_200325_203239050-700x400

Lanjut Yuliani, Setiap orang yang baru datang akan diperiksa suhu tubuhnya, lalu dilakukan anamnesia atau diwawancarai

Sehubungan dengan perjalanannya selama empat belas hari terakhir, ada gejala apa yang dirasakan, apakah pernah kontak dengan orang yang sudah terinfeksi Covid ataukah belum, hal-hal ini yang ditanyakan ke orang yang baru datang ke Namlea dan jika semua itu terpenuhi maka orang tersebut akan ditetapkan sebagai ODP,” Jelasnya.

Namun untuk sementara sesuai dengan keterbatasan alat medis, maka  yang dapat diperiksa adalah yang terkait dengan darahnya, untuk bisa dapat dipastikan apakah batuk dan sesak napas OPD ini penyebabnya adalah virus ataukah lain,” ungkap Yuliani.

Apabila dalam pemeriksaan lanjutan terhadap OPD, Tambah Yuliani, ada gejala virus, maka akan dihubungi Dinas Kesehatan Propinsi Maluku, untuk melakukan specimen, yaitu pengambilan swet tenggorokan yang dilakukan oleh ahli laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.

Kemudian hasil speciment itu akan dikirim ke Jakarta, jika hasilnya positif barulah dirujuk ke Rumah Sakit Haulussy di Ambon atau nantinya ditangani di Namlea,” Jelasnya.

Jadi banyak yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam menyikapi persoalan Covid 19 di Kabupaten Buru, diantaranya setiap protokol sudah melaksanakan kegiatannya, seperti Dinas Kesehatan yang sudah melakukan scrineang Kesehatan disetiap pintu masuk kepada orang orang yang baru masuk ke Kabupaten Buru

“Terkait informasi soal ODP  yang statusnya dinaikkan menjadi PDP dan hendak dibawah ke Rumah Sakit, itu hanyalah hoax, karena sampai saat ini juga, belum ada informasi dari pihak rumah sakit tentang hal itu,” tegasnya.

Dengan dibuatnya tenda issolasi oleh Kodim 1506/Namlea, sementara ruang issolasi juga sedang di bangun oleh pihak RS, serta telah dipesannya berbagai alat yang berhubungan dengan penanganan Cofid 19, maka Pemda Kabupaten Buru telah siap apabila ada orang yang telah terinfeksi Virus Covid 19

“Selama ini sesuai data yang diperoleh Tim Gugus Penanggulangan Cofid 19 di Kabupaten Buru jumlah ODP sudah mencapai 13 orang, yang tersebar di Kecamatan Namlea, Kecamatan Waplau, Kecamatan Waiapo dan Kecamatan Lolongguba, Tutupnya.

Laporan fer