Samboja, radarinvestigasi.com -Pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara tampaknya sudah memberikan sinyal untuk pemekaran Kecamatan Samboja menjadi dua Kecamatan

Kecamatan Samboja dengan jumlah 19 Kelurahan dan 4 Desa ini sudah selayaknya menjadi dua Pemerintahan Kecamatan untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat ditingkat Kecamatan

Camat Samboja Ahmad Junaidi mengatakan, wacana pemekaran tersebut sebenarnya sudah lama dilakukan masyarakat jauh sebelum dirinya menjadi Camat di Kecamatan Samboja saat ini

“Wacana pemekaran ini sebenarnya sudah lama dilakukan, bahkan jauh sebelum saya menjadi Camat di Kecamatan Samboja ini. Saya hanya melanjutkan aspirasi masyarakat, untuk merealisasikan supaya pemekaran ini bisa terwujud,”kata Ahmad Junaidi kepada media ini ketika dikonfirmasi via seluler pada Kamis, 16/5/2019

Ia menjelaskan, terkait pemekaran saat ini masih mempersiapkan kelengkapan yang dipersyaratkan untuk bisa mewujudkan hal tersebut

“Sementara kami masih mempersiapkan kelengkapan separti nama Kecamatan, lokasi Ibukota Kecamatan dan administrasi lainnya. Hal ini sesuai dengan arahan Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah sewaktu tim pemekaran yang diketuai oleh H Abdul Waris Wahid yang juga Sekretaris Kecamatan menghadap kepada beliau (Bupati.red) untuk meminta saran serta arahan terkait realisasi pemekaran,”ujarnya

Foto : rapat pembahasan pemekaran dengan Lurah dan LPM serta tokoh masyarakat se Kecamatan Samboja

Dari pertemuan tim pemekaran dengan Bupati tersebut, kata Junaidi, maka pada tanggal 9 Mei 2019 tim pemekaran menghadiri undangan pemda Kutai Kartanegara untuk membahas realisasi wacana pemekaran beserta segala persyaratannya

“Dari hasil rapat pada tanggal 9 Mei itu, pemda Kutai Kartanegara meminta kepada tim pemekaran yang diketuai oleh H Abdul Waris Wahid untuk melengkapi persyaratan yang diminta seperti nama Kecamatan, lokasi Ibukota Kecamatan dan kelengkapan administrasi lainnya,”tambahnya.

Junaidi menyebutkan, selain persyaratan tersebut realisasi pemekaran akan terwujud apabila mendapatkan dukungan dari semua Kelurahan dan LPM di Kecamatan induk dan Kelurahan yang akan masuk ke wilayah Kecamatan yang baru nantinya

“Karena itulah pada hari Selasa 14 Mei yang lalu saya mengundang seluruh Muspika diantaranya Kapolsek, Danramil, Lurah dan Kepala Desa serta LPM se Kecamatan Samboja dan tokoh masyarakat bertempat di Gedung BPU Kantor Camat Samboja untuk membahas terkait dengan dukungan, nama Kecamatan dan lokasi Ibukotanya,”terangnya

“Dari hasil rapat, nama itu kami sepakat dengan nama Kecamatan Samboja Barat dengan jumlah 9 Kelurahan dan 1 Desa. Untuk lokasi masih belum ditentukan karena kami masih minta pendapat kepada para tokoh masyarakat dan LPM yang akan masuk diwilayah Kecamatan itu nantinya. Tapi nggak lama, dalam waktu dekat kami sudah akan tentukan lokasi Ibukotanya,”ujarnya

Junaidi berharap wacana pemekaran Kecamatan Samboja Barat mendapatkan dukungan maksimal dari Pemda Kabupaten Kutai Kartanegara, sehingga secepatnya pemekaran dapat terealisasi.

“Harapan saya mudah-mudahan bisa diparipurnakan oleh DPRD Tingkat II di tahun 2019 ini. Karena pemekaran ini sangat penting bagi pelayanan dan peningkatan pembangunan diwilayah Kecamatan yang baru nanti,”tutupnya. (Fzi)