Pemkab Soppeng Jaring Putra Putri Duta Wisata Kembangkan Kepariwisataan

SOPPENG, RADAR INVESTIGASI.COM – Dalam rangka membantu Pemerintah Kabupaten Soppeng mempromosikan destinasi wisata menuju Kabupaten Soppeng menjadi daerah tujuan wisata serta membina bakat para generasi muda sebagai aset bangsa yang handal dan ahli waris pembangunan menjadi manusia yang berkarakter merendah hari esok yang gemilang.

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menggelar acara Pemilihan Duta Wisata Tahun 2020 Tingkat Kabupaten Soppeng di ruang Rapat kantor Gabungan Dinas jalan Salotungo Watansoppeng, Senin 27 Januari 2020.

Acara tersebut di buka secara resmi oleh staf ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hj. A. Darmi,SE mewakili Bupati Soppeng HA. Kaswadi Razak SE.

Menurut ketua panitia pelaksana Dra. Hj. A. Riowati, M. Si dalam laporannya mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti seleksi pemilihan duta wisata tahun 2020 sebanyak 58 orang dan melalui tahapan seleksi, sampai grand final tinggal 20 utusan dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten yang terdiri dari 10 peserta putra dan 10 peserta putri.

Bupati Soppeng dalam sambutannya yang dibacakan oleh Hj. A. Darmi, SE, mengatakan bahwa, kita ketahui bersama keberadaan duta wisata ini telah bermanfaat pada acara resmi di daerah kabupaten soppeng dan juga secara khusus di bidang destinasi dan promosi kepariwisataan kabupaten soppeng.

“Duta wisata juga sangat membantu program pemerintah di bidang destinasi dan promosi kepariwisataan serta tamu-tamu dari daerah-daerah lain, hal ini membuktikan bahwa kerja bersama dengan niat yang tulus dapat membawa soppeng yang semakin baik. Semoga Pemilihan duta Wisata Tahun 2020 ini akan tetap terjaga dan terus dikembangkan setiap tahunnya. sehingga dapat menjadi spirit bagi para siswa siswi SLTA di Kabupaten Soppeng”, ucapnya.

Sementara Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten soppeng H. A. Unru Mappajanci, SH pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa, untuk mendapatkan Duta Wisata yang terbaik, peserta tidak ada yang membayar, kalau ada yang mengatakan demikian, itu berarti bukan di Soppeng, mungkin tempat lain.

“Duta Wisata tidak memilih siapa orang itu, dari mana asalnya, yang dicari adalah manusia yang berkarakter, kita mau melihat sejauh mana penampilan peserta yang terbaik, baik dari karakteristik maupun skill, jelasnya. (**).