IMG-20200106-WA0021-700x375

Pendemo: Inspektorat Kepsul, Jangan Ada Dusta Diantara Kita

Kepsul, Radar Investigasi- Sejumlah Masyarakat Desa Capalalu Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Inspektorat Kepsul, Senin (6/1/2019).

IMG-20200106-WA0022-700x375

Dalam Aksi tersebut masyarakat menuntut pihak Inspektorat, untuk mengelaurkan hasil Audit atas dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang dilakukan oleh kepala Desa M Ali Umasangaji, selama 3 tahun anggran.

Selain itu, aksi tersebut diwarnai dengan adu mulut terhadap pihak Inspektorat selama 3 jam, kemudian ditengah-tengah aksi terdengar masyarakat melontarkan bahasa “Inspektorat Jangan ada dusta diantara kita”.

Kordinator Aksi, Sahrul S Ipa dalam orasinya realisasi DD di Desa Capalulu tidak sesuai dengan hasil pekerjaan baik fisik maupun nonfisik yang ada dilapangan .

“Kami menduga ada sebagai anggaran DD yang di tilep oleh Kades dan kroni-kroninya, untuk itu kami minta Inspektorat untuk segera keluarkan hasil audit,”. ungkap

Sahrul menambahkan, pada tanggal 14 Desember tahun 2019 kemarin, pihak Inspektoral melalui Irban II, telah turun lapangan dan melakukan audit infestigasi terhadap sejumlah kegiatan fisik di Desa Capalulu yang menggunakan DD.

lanjutnya pada saat itu juga, Irban II juga berjanji pada masyarakat bahwa, pihaknya akan segera menyampaikan hasil audit pada masyarakat. Namun sampai saat inihasil audit itu belum juga diterima oleh masyarakat.

“Tuntutan kami hanya satu, yakni Inspektorat segera mengeluarkan hasil audit dan diberikan kepada msayarakat, sebagaimana yang telah dijanjikan oleh pihak Inspektoraat pada masyarakat pada tanggal 14 Desember kemarin,”. katanya.

Semantara dihadapan masa aksi kepala Inspektur Inspektorat H. Kamal Sangaji mengakatakan kepada masa aksi pihaknya, akan sampaikan hasil audit ADD dan DD pada tahun 2016, 2017, 2018 dalam waktu dekat.Yaitu melalui kepala Desa dan Badan Permusyarawatan Desa (BPD).

“Hasil audit DD dan ADD paling lambat dua hari akan disampaikan ke desa melalui kepala Desa dan BPD serta bendahara. Namun Inspektorat tidak langsung menyampaikan kepada masyarakat,” jelasnya (Rs)